Lomba Masak Ikan Nusantara 2018 dalam Rangkaian 73 Tahun Kemerdekaan RI di Bitung, Ambon, dan Mataram

  • Whatsapp

BITUNG – Dalam rangkaian Perayaan 73 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini, masyarakat diajak meningkatkan konsumsi ikan yang merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Baca Juga:

Acara Lomba Masak Ikan Nusantara (LMIN) yang dilaksanakan bersama Primarasa.co.id, portal resep Femina Group, dengan dukungan dari Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Pariwisata (Kemenpar) diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal masakan berbahan utama ikan.

Ikan dengan kandung protein tinggi dianggap solusi bagi masalah gizi buruk (stunting) yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Dengan 70% wilayah perairan, Indonesia seharusnya memiliki budaya mengonsumsi ikan yang membuat tubuh sehat, kuat, dan pikiran cerdas. Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa peningkatan gizi menjadi sangat penting untuk menjawab kebutuhan generasi Indonesia yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di kawasan maupun global.

Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani memaparkan  bahwa konsumsi ikan kita masih rendah, padahal kita adalah negara maritim, hal ini perlu ditingkatkan dan dipromosikan salah satunya melalui kegiatan Lomba Masak Ikan Nusantara ini. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Joko Widodo yang dituangkan dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

“Dengan acara ini maka kita mempromosikan ikan sebagai makanan sehat,” kata Jaleswari.

bit3Bitung, Sulawesi Utara sebagai daerah penghasil tuna dan cakalang terbesar di Indonesia hingga mendapat julukan ‘Kota Cakalang’ menjadi kota pertama audisi LMIN 2018. Pemda Bitung sangat tertantang untuk mengembangkan kuliner khas daerah berbahan utama ikan. Menggandeng Tim Penggerak PKK, Pemda Bitung terus mensosialisasikan Gemarikan (Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan) demi mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut sebagai asupan nutrisi.

Pelaksanaaan kegiatan audisi LMIN 2018 di Bitung juga dirangkaikan dengan Launching Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2018, yang diadakan untuk menyambut HUT RI ke-73. Festival Tuna yang merupakan bagian dari ‘Road to FPSL’ yang di dalamnya dilaksanakan bakar ikan terbanyak, demo cutting ikan tuna sebagai bahan utama LMIN, diharapkan menjadi daya tarik wisata Kota Bitung.

“Woku adalah makanan khas Sulawesi Utara, yang dapat menggunakan bahan ikan atau daging. Pada event FPSL 2017 tahun lalu, TP-PKK Kota Bitung memperkenalkan Rol Tuna Woku sebagai masakan inovasi dari woku untuk dijadikan makanan khas daerah. Hal ini terus disosialisasikan dan dilombakan pada setiap kegiatan, agar masyarakat Kota Bitung cakap dalam memasaknya. Kami berharap Rol Tuna Woku dapat dikenal hingga keluar Sulawesi Utara,” ungkap Ketua TP-PKK Kota Bitung, Khouni Lomba-Lomban Rawung.

Sambutan Kantor Staf Presiden dalam pembukaan acara di Bitung diwakili oleh Theofransus Litaay dari Kedeputian V KSP. “Acara Lomba Masak Ikan Nusantara 2018 ini bermakna penting karena mempromosikan ikan sebagai makanan bergizi yang bermanfaat meningkatkan kecerdasan anak dan mencegah stunting, hal mana sesuai dengan instruksi Bapak Presiden Jokowi melalui Inpres nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.” Kata Theo Litaay.

Pemenang Lomba Mendapat Kesempatan Memasak di Istana Negara

mbnon3Untuk audisi LMIN 2018 yang berlangsung di Lapangan Kantor Walikota Bitung hari ini, panitia menyiapkan resep dan bahan Woku yang harus dibuat oleh 30 peserta dalam waktu 1 jam. Tujuan dari audisi masak di tempat adalah untuk menguji langsung cita rasa resep dan melihat kecakapan peserta dalam memasak. Selain itu, peserta audisi juga diminta membawa masakan jadi yang didaftarkan untuk mengikuti lomba.

Roadshow audisi LMIN 2018 sudah berlangsung di Bitung (4 Agustus), Ambon (6 Agustus), Mataram (6 Agustus), Lamongan (7 Agustus), Bandar Lampung (9 Agustus), dan Pontianak (9 Agustus). Tiga terbaik dari masing-masing kategori di lima kota roadshow langsung terpilih sebagai Semi Finalis. Namun, hanya 10 Finalis LMIN 2018 yang akan diberangkatkan ke Jakarta untuk kembali mengikuti penjurian tingkat nasional. Acara di Mataram tetap digelar dalam suasana keprihatinan di tengah bencana gempa bumi melanda Pulau Lombok.

Pemenang dari kompetisi masak ini akan mendapatkan kesempatan workshop di Dapur Uji Femina Media dan memasak resep andalannya untuk Presiden RI Joko Widodo menjelang Perayaan 17 Agustus 2018 di Istana Negara, Jakarta.

Pendaftaran Lomba Masak Ikan Nusantara dibuka sejak 13 Juli 2018 dan berakhir pada 10 Agustus 2018. Para peserta audisi telah mendaftarkan diri melalui www.Primarasa.co.id (online), atau mengirimnya melalui pos/kurir ke Panitia Lomba Masak Ikan Nusantara Gedung Femina Jln. HR Rasuna Said Kav. B32-33, Jakarta Selatan 12930.

mbon2

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *