INDOPOLITIKA.COM – Luar biasa! Kata ini pantas disemakatkan kepada lifter putra Indonesia asal Banten, Rizky Juniansyah. Pasalnya, pemuda 18 tahun berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan merebut emas di kelas 73 Kg sekaligus memecahkan tiga rekor dunia junior di kejuaraan International Weightlifting Federation (IWF) Junior World Champions yang berlangsung di Kota Tashkent, Uzbekistan.

Risky meraih emas pada angkatan Snatch seberat 155 Kg sekaligus mempertajam rekor dunia sebelumnya atasnama lifter, Amerika Serikat, Cunming JS Clarence seberat 154 Kg yang diciptakan di La Habana, pada 2019 lalu.

Kemudian, Rizky juga berhasil memecahkan rekor di angkatan Clean and Jerk dari 193 Kg menjadi 194 Kg juga atas nama Cunming JS Clarence. Serta Total Angkatan dari 344 Kg menjadi 346 Kg juga atas nama Cunming JS Clarence.

Di kelas 73 Kg Rizky Juniansyah bertarung bersama dengan rekan senegaranya, Rahmat Erwin Abdullah, yang mencatat angkatan Snatch 143 Kg, Clean and Jerk 188 Kg, dengan Total Angkatan 331 Kg.

Lifter Indonesia memecahkan tiga rekor dunia angkat besi.

Ketua Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pabsi) Banten Muhamad Yassin mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh Rizki di Kejuaraan Dunia IWF Junior World Champions di Kota Tashkent, Uzbekistan. Yasin, yang juga ayah kandung Rizki, lebih bangga lagi usai anaknya berhasil memecahkan rekor dunia kelas junior yang bertahan sejak tahun 2019.

“Ini catatan manis jelang keberangkatan Rizki membela Banten di PON Papua mendatang. Mudah-mudahan jadi bekal positif Rizki meraih emas PON Papua,” tutur Yasin.

Menurutnya, keberhasilan Rizki meraih medali emas berkat kedisiplinan dalam berlatih selama di Pelatnas. Selama latihan ia terus bekerja keras untuk berprestasi dan memecahkan rekor yang dimiliki saat berlaga di kelas remaja.

Saat ini umur Rizki belum genap 18 tahun dan sudah tergabung dalam Pelatda PON Banten bersama 218 atlet lainnya yang dibiayai dana hibah Pemprov Banten sejak 2019 lalu.

Sementara itu, Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengaku gembira dan bangga karena Rizki lagi-lagi menorehkan hasil luar biasa di level internasional.

“Saya kok yakin, jika mampu bekerja keras serta menjaga ritme latihan, Rizki bakal menjadi atlet andalan untuk Indonesia untuk ke depannya. Apalagi, selama ini Rizki juga telah mengharumkan nama Banten. Ini aset yang berharga bagi Banten dan Indonesia,” terang Rumiah.

Rumiah berharap, Rizki kelak menyumbangkan beberapa keping medali emas di PON Papua, Oktober mendatang. “Kini giliran Rizki mengangkat nama Banten di level nasional,” tutupnya. [ind]

 

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com