Internasional

Mahasiswa Arab Saudi di Kanada Beramai-ramai Jual Barang Pribadi

Mahasiswa Arab Saudi di Kanada. (Foto: Facebook/ University of Toronto Tri Campus Snowball Fight/Matt McConnell).

Ottawa: Perseteruan diplomatik Kanada dan Arab Saudi kian memanas. Akhir bulan ini, tepatnya 31 Agustus mendatang, sebanyak 8.000 pelajar  negara Timur Tengah itu akan diusir dari Kanada.

Pemerintah Arab Saudi pada 7 Agustus lalu memutuskan mencabut semua beasiswa untuk mahasiswa mereka di Kanada. Sejak saat itu, para mahasiswa mencoba menjual barang-barang mereka lewat situs penjualan sebelum nantinya bertolak pulang.

Barang-barang itu dijual karena tidak mungkin dapat dibawa pulang ke Arab Saudi.

Panci, wajan, kursi hingga mobil dijual oleh para pelajar tersebut. Masjid Ummah dan pusat komunitas di Halifax,Nova Scotia sampai mengadakan garage sale pada 12 Agustus dan 17 Agustus lalu. Mereka membantu para siswa menjual barang-barang.

Imam Abdullah Yousri, yang menjalankan masjid tersebut mengatakan ia memutuskan mengadakan penjualan ketika melihat usaha para pelajar.

"Mereka menjual mobil, rumah, perabotan mereka, semuanya. Jadi kami pikir ini cara terbaik membantu mereka melakukannya," kata Yousri, dilansir dari laman Bussiness Insider, Minggu 26 Agustus 2018.

Mereka yang menjual kendaraan mengaku sedih harus berpisah dari barang kesayangannya. Terdapat satu mahasiswa yang merasa terpaksa menjual mobil Nissan Rogue S 2018 miliknya via Facebook.

"Ketika saya membeli mobil ini, saya pikir bisa tinggal lama di sini. Namun, terkadang Anda tidak punya pilihan. Mobil ini masih sangat baru, semuanya mengagumkan dan sempurna," kata dia.

Di wilayah lain, banyak mahasiswa menjual meja, televisi, kursi dan rak di Pasar Penjualan Facebook. Sebagian lainnya menggunakan situs jual beli Kanada, Kijiji, untuk menjual rak jalan dan kasur.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close