Internasional

Mahathir Ingin Komite Penanggulangan Bencana ASEAN Bantu Sulteng

Palu yang hancur karena gempa dan tsunami. (Foto: AFP)

Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad ingin ASEAN cepat tanggap dalam membantu korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, pun para negara anggotanya.

Ia menegaskan, Komite ASEAN untuk Penanggulangan Bencana (ACDM) memiliki peran besar untuk berkoordinasi terkait bantuan dan dukungan untuk Palu serta Donggala.

"Jelas dalam keadaan Sulteng seperti ini, ACDM memiliki peran utama untuk dimainkan," kata Mahathir, dikutip dari Channel News Asia, Kamis 4 Oktober 2018.

"Saya yakin, setiap negara anggota ACDM akan memberikan bantuan kepada Indonesia melalui badan penanggulangan bencana mereka sendiri. Bersama-sama, saya yakin kita dapat membantu meringankan beban Indonesia," tutur dia.

Baca: Angkatan Udara Malaysia Mulai Kirim Bantuan ke Sulteng

Untuk dana sendiri, Malaysia menyumbang sekitar RM500 ribu atau setara dengan Rp1,8 miliar untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng.

Selain itu, sejumlah organisasi non-pemerintah seperti Mercy Malaysia juga mengirimkan tim medis serta sejumlah dokter untuk membantu menangani para korban gempa dan tsunami.

Mahathir menambahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Malaysia (NADMA) telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengirimkan tim penyelamat serta bantuan kemanusiaan ke Sulteng.

Akibat gempa berkekuatan 7,5 SR dan hantaman tsunami di Palu dan Donggala, kini korban jiwa mencapai angka 1.407 orang. 

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close