Mahfud MD: Ada Ulama dari Arab Bawa Paham Radikal

  • Whatsapp
Mahfud MD

INDOPOLITIKA – Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD memberikan komentar tentang liarnya fenomena hoax dan paham radikalisme yang ada di Indonesia. Dia menyebut ada ulama radikal dari Arab Saudi datang ke Indonesia dengan membawa uang jutaan dolar AS untuk menyebarkan paham radikal.

“Sekarang di Saudi Arabia, terjadi penangkapan terhadap ulama yang radikal. Yang belum tertangkap, akan lari ke Indonesia dengan membawa jutaan dolar untuk mendukung gerakan radikal,” kata Mahfud MD kepada wartawan Indopolitika, di Focuss Grup Discussion (FGD) Gerakan Suluh Kebangsaan di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Jumat (16/8).

Baca Juga:

Mahfud menambahkan para kawanan ulama radikal tersebut mulai mendirikan pesantren di beberapa kota di Indonesia. Tujuannya sebagai sarana penyebaran paham radikal. “Di beberapa tempat, ada lembaga pendidikan yang tidak dikenal. Dengan murid yang banyak tapi tertutup, di Jogja ada, di Magelang ada, tiba-tiba besar,” ujar Mahfud.

Mahfud memberikan contoh seperti larangan hormat kepada bendera, melarang upacara, serta menghancurkan simbol negara berupa burung Garuda Pancasila.

“Itu merupakan satu gerakan yang ingin mengganti sistem yang sudah matang dan disepakati dengan cara yang tidak demokratis. Perubahan radikal itu kita tolak. Apakah kita anti perubahan? Tidak,” pungkas Mahfud.

Merespon hal tersebut, Gerakan Suluh Kebangsaan akan mengumpulkan para tokoh bangsa seperti Prof Komarudin Hidayat, KH Yahya Staquf, Prof Alwi Shihab, Hilmar Farid, KH Sholahuddin Wahid, Haedar Nashir, Sudhamek AWS, Romo Benny Susetyo, dan sebagainya, untuk berdiskusi secara tertutup.

Diskusi tertutup tersebut dipandu oleh Deputi dari Badan Intelijen Negara (BIN) serta kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius.(DMS/AB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *