Mahfud Tegaskan Komunisme Tetap Dilarang, Tap MPR tentang PKI Tak Bisa Dicabut

  • Whatsapp
Menkopolhukam, Mahfud MD.

INDOPOLITIKA.COM – Belakangan ini muncul keresahan di masyarakat yang kembali mewacanakan akan kebangkitan komunisme. Bahkan sebelumnya beredar pesan berantai akan ada perayaan ulang tahun partai yang sempat berjaya di pemilu 1955 itu.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md menegaskan Partai Komunis Indonesia secara hukum tidak bisa lagi berdiri dan bercokol di Indonesia. Ia mengklaim, tidak ada yang bisa mencabut ketetapan MPRS Nomor XXV/MPRS/1966, bahkan oleh lembaga MPR sekalipun.

Bacaan Lainnya

“Percayalah, secara konstitusional skrng ini tak ada MPR atau lembaga lain yg bs mencabut Tap MPR tsb. MPR yg ada skrng tak pny wewenang mencabut Tap MPR yg dibuat thn 2003 dan sebelumnya,” kata Mahfud dalam akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, Minggu, (31 Mei 2020).

Mencuatnya isu PKI bangkit juga dikaitkan dengan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP). RUU ini menjadi inisiatif DPR dan akan dibahas bersama-sama dengan pemerintah.

Tapi Mahfud menolak anggapa bahwa RUU itu sebagai pintu masuk ideologi komunisme kembali ke Indonesia, setelah pembekuannya melalui Tap MPRS.

“RUU Haluan Idiologi Pancasila (HIP) yg skrg ada bkn utk membuka pintu bg komunisme tp utk menguatkan Pancasila sbg ideologi negara,” katanya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *