INDOPOLITIKA – Pekan ke-25 Liga Premier pada Minggu (8/2/2026) mala mini akan menyajikan super bigmatch antara juara bertahan Liverpool yang akan menjamu Manchester City.

Dalam laga ini, Liverpool akan bertindak sebagai tuan rumah menjamu Manchester City di Stadion Anfiel.

Menurut manajer Pep Guardiola, bertandang ke markas Liverpool adalah pertandingan yang sempurna bagi Man City untuk menegaskan karakter dan kelas mereka.

Manchester City sedang dalam semangat tinggi setelah menghancurkan Newcastle dengan agregat 5-1 di semifinal, mencapai final Piala Liga kelima mereka dalam 10 tahun.

Namun tantangan hari Minggu tidak akan mudah, karena mereka belum pernah menang di Anfield sejak Februari 2021.

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, ketika membahas faktor-faktor yang menentukan pertandingan tingkat atas, Pep Guardiola menekankan karakter dan kepribadian tim.

“Saya memiliki gambaran tentang susunan pemain inti, berdasarkan performa terkini dan apa yang perlu disesuaikan. Tetapi bukan hanya di Anfield, tetapi setiap panggung besar dan setiap pertandingan besar membutuhkan kepribadian yang hebat,” katanya.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, perbedaan antara tim-tim papan atas tidak terletak pada kemampuan semata, karena tidak ada pemain di klub-klub besar yang benar-benar buruk.

“Masalahnya adalah bagaimana Anda menampilkan diri, bagaimana Anda berperilaku di lapangan, bukan hanya apakah Anda bermain bagus atau buruk,” kata Guardiola.

“Kami belum mencapai puncak performa absolut,” kata Guardiola terus terang.

“Ada momen-momen yang sangat bagus, tetapi konsistensi saja tidak cukup. Namun, masih ada 14 pertandingan tersisa di Liga Premier dan, menurut pengalaman saya, itu masih perjalanan panjang; apa pun bisa terjadi,” tandasnya. (Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com