Malas Antri Di Kantor Polisi Urus SKCK? Sekarang Bisa Online Lo..! Berikut Caranya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Publik baru-baru ini digegerkan atas peristiwa ledakan bom bunuh diri terjadi di halaman parkir Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019). Ledakan tersebut terjadi saat warga ramai-ramai datang ke Polrestabes Medan untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) guna keperluan melamar kerja PNS.

Terlepas dari peristiwa bom bunuh diri di Polrestabes Medan, apakah Anda sudah tahu arti dari SKCK dan bagaimana prosedur pembuatannya?

Muat Lebih

Ada sejumlah syarat yang harus disiapkan peserta jelang penerimaan CPNS 2019. Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK) menjadi salah satu dokumen yang perlu dipersiapkan untuk Anda yang akan mengikuti seleksi CPNS.

SKCK merupakan surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui Intelkam kepada seorang pemohon/warga masyarakat untuk menerangkan ada tidanya catatan suatu individu atau seseorang yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas atau kejahatan.

Namun, SKCK memiliki batasan waktu. Ia hanya berlaku sampai dengan 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan.

Sehingga untuk Anda yang sebelumnya sudah pernah memiliki SKCK tetapi telah melewati masa berlaku, maka Anda perlu melakukan perpanjangan SKCK kembali.

Berikut ini beberapa cara yang perlu Anda lakukan untuk perpanjangan SKCK adalah:

  1. Datanglah ke polres sambil membawa dokumen:

Lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun) Fotocopy KTP/SIM Fotocopy Kartu Keluarga Pas foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.

Isi Formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.

  1. Perlu diingat, polsek tidak menerbitkan SKCK untuk keperluan melamar atau melengkapi administrasi PNS/CPNS serta pembuatan visa atau keperluan lain yang bersifat antar-negara. Lokasi polres untuk pembuatan SKCK disesuaikan dengan lokasi domisili KTP.
  2. Teliti kembali berkas Anda, apabila sudah lengkap dan formulir sudah diisi dengan benar maka serahkan ke petugas.
  3. Tarif untuk memperpanjang SKCK adalah Rp30.000 untuk warga negara Indonesia (WNI) dan Rp60.000 untuk warga negara asing (WNA). Untuk Anda yang belum pernah membuat SKCK, maka Anda bisa membuat baru SKCK. Dokumen untuk pembuatan SKCK baru, memiliki perbedaan dengan yang memperpanjang SKCK.

Berikut ini prosedur untuk Anda yang ingin membuat SKCK baru:

  • Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon.
  • Membawa fotocopy KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari Kantor Kelurahan.
  • Membawa fotocopy Kartu Keluarga.
  • Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  • Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.
  • Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar.
  • Pengambilan sidik jari oleh petugas. Saat ini, Polri juga telah memperbaiki pelayanannya.

Polri menyediakan fasilitas permohonan SKCK secara online dengan cara mengunggah dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi form yang tersedia melalui website berikut ini. Klik SKCK Online

Berikut cara membuat SKCK secara online:

Syarat untuk WNI

Persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat SKCK Online pun tidak berbeda jauh dengan persyaratan pembuatan SKCK secara Offline, yaitu sebagai berikut:

– Scan Paspor (untuk keperluan luar negeri)

– Scan Kartu Tanda Penduduk

– Scan Kartu Keluarga

– Scan Akte lahir/ijazah

– Scan pas foto berukuran 4×6 sebanyak 6 lembar dengan latar belakang merah

– Rumus sidik jari

Syarat untuk WNA

Surat permohonan dari sponsor, perusahaan, atau lembaga yang mempekerjakan, menggunakan, atau yang bertanggung jawab pada WNA.

– Fotokopi KTP dan Surat Nikah apabila sponsor dari Suami/Istri Warga Negara Indonesia (WNI).

– Fotokopi Paspor.

– Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

– Fotokopi IMTA dari KEMENAKER RIFotokopi Surat Tanda Melapor (STM) dari Kepolisian.

– Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 6 (enam) lembar dengan latar belakang berwarna kuning, berpakaian sopan, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pasfoto harus tampak muka secara utuh.

Langkah-langkah membuat SKCK Online

  1. Kunjungi laman SKCK online Kunjungi laman SKCK online sesuai dengan domisili atau tempat tinggal masing-masing pemohon.
  2. Unggah dokumen Anda akan masuk ke menu pengisian data pribadi. Upload foto yang disyaratkan di laman tersebut beserta dokumen yang dibutuhkan dalam bentuk pindai.
  3. Isi data diri

Isi data diri Anda selengkap-lengkapnya, kemudian setelah proses selesai, maka akan keluar nomor Briva yang digunakan untuk membayar melalui BRI mobile banking, ATM BRI, mesin EDC BRI, atau teller BRI.

Kode registrasi akan muncul sebagai bukti yang nantinya harus Anda bawa untuk mengambil SKCK dalam bentuk fisik di kantor kepolisian. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *