INDOPOLITIKA – Sebanyak 7 titik penerangan jalan umum (PJU) di Teluknaga dan Kosambi mati akibat jalur kabel dicuri orang tidak bertanggung jawab.

Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang laporkan pelaku ke Mapolsek Teluknaga dan Mapolres Metro Tangerang Kota.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin mengatakan, bahwa terdapat 7 titik PJU di Teluknaga dan Kosambi yang mengalami kerusakan akibat jalur labelnya dicuri orang tidak bertanggung jawab.

Kata Jaenudin, pihaknya saat ini sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Teluknaga dan Polres Metro Tangerang Kota.

“Kita sudah membuat laporan, terkait hilangnya jalur kabel di 7 titik PJU, karena dicuri orang. Tepatnya, diwilayah Teluknaga dan Kosambi,” kata Jaenudin kepada wartawan, Minggu (30/11).

Menurut Jaenudin, pihaknya mengambil langkah tegas ini karena, perbuatan pelaku dianggap sangat merugikan dan membahayakan masyarakat, khususnya para pengguna jalan. Karena, akibat kabel hilang PJU mengalami kerusakan, dan masyarakat atau pengguna jalan akan terkena dampak negatif, semisal kecelakaan lalulintas ataupun korban tindak kejahatan jalanan.

“Kita ambil langkah tegas ini, karena selain memang melanggar Pidana, juga perbuatan pelaku dapat merugikan masyarakat, dan para  pengguna jalan,” tegasnya.

Selain 7 titik PJU yang mati karena kabelnya dicuri. Terdapat, 1.743 PJU lainnya juga yang mengalami kerusakan teknis, dan saat ini sedang dalam proses perbaikan, mengingat dalam waktu dekat masyarakat akan segera menyambut dengan suka cita Natal dan Tahun Baru.

“Selain di 7 titik itu, ada 1.743 PJU lainnya juga rusak. Tapi, hanya karena teknis saja, dan saat ini dalam proses inventarisir untuk dilakukan perbaikan. Jadi total PJU yang rusak sebanyak 1.750 titik,” katanya.

Lebih lanjut Jaenudin, dari total 1.750 titik penerangan jalan umum (PJU) diseluruh Kabupaten Tangerang yang mengalami kerusakan. Diantaranya, 500 titik PJU biasa yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, dan 1.250 titik PJU tenaga surya yang dibangun oleh Pemerintah Pusat.

“Diantaranya, 500 milik Pemerintah Daerah (PJU biasa), dan 1.250 lagi PJU tenaga surya yang dibangun oleh pusat. Nah, 7 titik PJU yang kabelnya dicuri merupakan PJU tenaga surya yang dibangun oleh Pemerintah Pusat,” katanya.

Semua PJU yang mengalami keruakasan akan segera dilakukan perbaikan, agar masyarakat yang menggunakan jalan raya bisa lebih nyaman dan aman ketika bepergian dimalam hari. Sebingga, dapat meminimalisir terjadi kecelakaan lalulintas dan juga terjadinya aksi kejatahan jalanan.

“Saat ini sedang diinventarisir, dan segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Jaenudin berharap, bahwa perabaikan PJU di 1.750 titik ini akan selesai ditahun 2026 mendatang. Sehingga, Jalan-jalan di Kabupaten Tangerang dapat diterangi secara maksimal, dan masyarakat bepergian dimalam hari akan lebih aman dan nyaman.

“Semoga ditahun 2026 nanti, semua PJU sudah selesai diperbaiki,” tandasnya.

Ditempat terpisah, salah satu warga Perumahan Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Asmudi mengatakan, bahwa terdapat beberapa titim PJU di Jalan Raya Kukun mengalami kerusakan, dirinya berharap Dishub Kabupaten Tangerang bisa segera melakukan perbaikan, sehingha masyarakat tidak merasa khwatir ketika berkendara atau berjalan dimalam hari.

“Sudah beberapa minggu ini, ada kurang lebih dua atau tiga titik PJU yang mati, kami berharap segera dilakukan perbaikan, agar jalan kembali terang dan masyarakat merasa aman,” harapnya.(Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com