Mangkir, Mantan Gubernur Jatim Diultimatum KPK

  • Whatsapp
Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo

INDOPOLITIKA – Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, mangkir panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Soekarwo sedianya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ketua DPRD Tulungagung Supriyono.

“Kami imbau agar pihak yang dipanggil dapat memenuhi kewajiban hukumnya untuk hadir sesuai panggilan penyidik,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Kantor KPK, Jakarta, Kamis (22/8).

Baca Juga:

Soekarwo dibutuhkan keterangannya terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2018. Febri menyebut Soekarwo mangkir tanpa pemberitahuan apapun.

“Belum ada informasi alasan ketidakhadirannya. Para saksi yang tidak hadir akan dipanggil kembali,” ujar Febri.

Kemarin, KPK memeriksa eks Ajudan Pakde Karwo, Karsali. Kediaman Karsali di Ketintang, Surabaya, pernah digeledah KPK beberapa waktu lalu. Tim menyita barang bukti terkait suap anggaran APBD Tulungagung 2013-2018 di kediaman Karsali.

KPK menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pembahasan, pengesahan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Supriyono diduga menerima uang Rp4,88 miliar selama periode dari Bupati Tulungagung periode 2013-2018 Syahri Mulyo terkait dengan pembahasan dan pengesehan APBD dan atau APBD-P Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Supriyono diduga melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 atau pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *