Mantan Anak Buah Ahok Balik Sindir Tina Toon

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest

INDOPOLITIKA – Politisi sekaligus artis Tina Toon menyindir para politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tidak mau menerima pin emas. Menurut Tina, jika para politisi PSI idealis seharusnya jangan menolak pin emas saja, tapi juga tidak menerima gaji selama jadi anggota dewan.

Menanggapi hal itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengkritik mengenai pengadaan pin emas untuk anggota DPRD terpilih, merespon ucapan yang disampaikan oleh politisi muda itu.

Baca Juga:

Tanggapan itu pun langsung di lontarkan oleh
Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest ketika menghadiri kopdarwill di kawasan Jakarta Barat. Ia mengatakan dirinya merasa miris jika ucapan itu disampaikan politisi muda. Ryan Ernest merupakan politisi yang sebelumnya sempat menjadi anak buah Ahok BTP.

“Mungkin saya baru tau ada politisi muda dari partai lain yang mengatakan bahwa kalau enggak mau pin emas ya jangan nerima gaji. Kalau PSI diberikan komentar oleh elit politik senior ya wajar, karena kita hidup di zaman berbeda. Kalau kita dapat komentar dari politisi muda, ini buat kami miris,” kata Ernest.

Menurut Ernest, seharusnya politisi muda memiliki pemikiran baru yang berseberangan arus, dan berani efisien anggaran, karena pengadaan pin emas itu memiliki nilai anggaran yang cukup tinggi yaitu Rp. 1.3 miliar.

“Jadi buat partai-partai sebelah, muda bukan berarti progresif, muda bukan berani lawan korupsi, mudah-mudahan PSI bisa diskusi dengan temen-temen partai muda lain. Politisi muda dari partai lain jangan ikut-ikutan cara tua,” ucapnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *