Internasional

Mantan Atlet Kriket Pakistan Unggul di Hitung Cepat Pemilu

Kandidat PM Pakistan, Imran Khan. (Foto: AFP)

Islamabad: Penghitungan awal pemilihan perdana menteri Pakistan menunjukkan mantan atlet kriket Imran Khan dari Partai Tehreek-e-Insaf unggul dengan 113 suara.

Di posisi kedua, Partai Liga Muslim-Nawaz (PML-N) mendapatkan 64 suara, dan terakhir Partai PPP besutan  Bilawal Bhutto Zardari yang merupakan putra mantan PM Benazir Bhutto dengan 43 suara. 

Namun, partai mantan PM Pakistan Nawaz Sharif mengatakan bahwa ada kecurangan dan manipulasi suara dari pihak Imran Khan.

"Suara rakyat dihina, tidak dapat ditolerir," kata Shehbaz Sharif, calom PM dari Partai PML-N, dikutip dari BBC, Kamis 26 Juli 2018.

Sementara itu, pengumuman hasil pemilu sempat ditunda dengan alasan adanya kesalahan teknis dalam sistem pelaporan elektronik.

Majelis Nasional sendiri memiliki 272 kursi untuk diperebutkan, sementara itu Majelis Provinsi memiliki 577 kursi. Untuk membentuk sebuah pemerintahan, satu partai memerlukan total 172 kursi di dua majelis.

Dengan hasil penghitungan cepat sementara, Imran Khan dapat diperkirakan akan menjadi PM Pakistan selanjutnya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close