Mantan Ketua MK: Pemilu Serentak Tak Perlu Diulangi Lagi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva mengusulkan penyederhanaan penyelenggaraan pemilu yang akan datang. Khususnya pemilihan legislatif. Dia mengatakan, pemilu tahun 2019 merupakan Pemilu yang paling rumit di dunia. Walaupun juga mendapat pujian dari negara-negara lain di dunia.

Dia mengatakan, pemilu serentak baik eksekutif maupun legislatif tahun 2019 memiliki banyak masalah.

Baca Juga:

“Kita perlu evaluasi banyak dalam hal pemilu. Ada masalah akut dalam pemilu setelah reformasi. Dan masalahnya terus menerus. Problem pertama, sistem pemilu terbuka penuh begitu sangat rumit, berbiaya besar dan luar biasa rumit,” katanya saat menjadi pemateri dalam diskusi yang diselenggarakan oleh DPP Partai Golkar, di Jakarta, Kamis (24/10).

Karena sistem pemilunya terbuka, maka pertarungan politik di lapangan semakin sengit. Tidak hanya pertarungan antar partai politik bahkan juga pertarungan antar caleg dalam satu partai. Pertarungan itu pada akhirnya membuka peluang terjadinya segala macam kecurangan. Termasuk diantaranya money politic.

“Karena terbuka, terjadi rebutan antar partai, rebutan antar Caleg luar biasa. Sehingga implikasinya berbiaya tinggi. Baik biaya tinggi di level negara, parpol dan bahkan Caleg juga,” katanya.

Karena itu dia mengusulkan sistem pemilu yang akan datang diubah. Yakni sistem pemilu yang lebih sederhana, tertutup, tidak melanggar UUD dan tidak perlu dilakukan secara serentak.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *