Internasional

Mantan Penasihat Kampanye Trump Berkonspirasi dengan Rusia

Carter Page, mantan penasihat kampanye Donald Trump. (Foto: AFP)

Washington: Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat atau FBI mengeluarkan laporan yang menyebut mantan penasihat kampanye Presiden Donald Trump berkonspirasi dengan Rusia.

Laporan ini sebelumnya sudah diajukan FBI ke Pengadilan Pengawasan Intelijen Asing pada Oktober 2016. Nama Carter Page, mantan penasihat Trump, ada di dalam laporan setebal 400 halaman tersebut.

"FBI yakin Page telah menjadi subyek kolaborasi yang ditargetkan pemerintah Rusia," sebut FBI dalam salah satu halaman, dikutip dari AFP, Selasa 24 Juli 2018.

Namun setelah kalimat tersebut, ada bagian yang dihitamkan dan dilanjutkan dengan kutipan "… merusak dan memengaruhi hasil pemilihan presiden 2016 yang melanggar hukum kriminal AS".

FBI mengaku mengutip sumber yang diklaim memiliki rekam jejak tentang informasi yang dapat dipercaya. Nama Trump tidak langsung disebutkan dalam dokumen tersebut namun disamarkan menjadi 'Candidate #1'.

Hingga dokumen ini sudah tersebar di seluruh media Amerika, Page belum berkomentar banyak. Namun, ia telah menampik tuduhan bahwa ia berkonspirasi dengan Rusia.

"Saya tidak pernah menjadi agen dari kekuatan asing manapun," ucap dia.

Di samping itu, Page juga merilis sebuah memo bahwa penyelidikan tersebut didanai oleh Partai Demokrat untuk memata-matai dirinya dan ia menyebut FBI tidak cukup jujur kepada pengadilan terkait sumber informasi.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close