Mantan Presdir Lippo Ciikarang dipanggil KPK

  • Whatsapp
Mantan Presdir Lippo Cikarang Bartholomeus Toto (ist)

Mantan Presiden Direktur (Presdir) PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto, dipanggil penyidik KPK. Pemanggilan ini merupakan yang perdana bagi Toto dalam statusnya sebagai tersangka.

“BTO (Bartholomeus Toto) dipanggil sebagai tersangka,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).

Bacaan Lainnya

Toto merupakan tersangka baru dalam pengurusan izin proyek Meikarta. Toto diduga KPK menyetujui pemberian suap untuk Pemkab Bekasi untuk pengurusan izin itu.

Penetapan tersangka Toto berbarengan dengan status serupa untuk Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa. KPK menyebut Iwa diduga menerima suap dari salah satu kepala dinas di Pemkab Bekasi untuk pengurusan Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang (Perda RDTR), aturan itu disebut KPK berkaitan erat dengan pengurusan izin Meikarta.

Baik Toto maupun Iwa telah dimintakan KPK ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk dicegah bepergian ke luar negeri. Pencegahan itu dimaksudkan KPK demi mempermudah proses penyidikan.

Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada tahun lalu. Saat itu KPK menetapkan 9 orang tersangka, termasuk Neneng Hassanah Yasin yang ketika itu menjabat Bupati Bekasi.

Neneng dan 4 anak buahnya diduga KPK menerima suap untuk memuluskan perizinan Meikarta. Sedangkan pihak pemberi yang dijerat KPK saat itu adalah Billy Sindoro dan 3 orang lainnya.

KPK menyebut Billy dkk ditugaskan PT Lippo Cikarang untuk ‘bermain mata’ dengan Pemkab Bekasi. Kesembilan orang itu telah diadili serta dinyatakan bersalah dalam perkara suap tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *