Manuver NasDem Bertemu Sejumlah Parpol Oposisi, Hasto : Itu Menyakitkan

  • Whatsapp
 Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto

INDOPOLITIKA.COM- Safari politik Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang dipimpin oleh Surya Paloh mendapat banyak kecaman dari sejumlah pihak. Pasalnya, NasDem dikenal sebagai partai yang berada di barisan partai pendukung koalisi Jokowi- Ma’ruf. Kini melakukan safari politik ke sejumlah parpol oposisi.

Diketahui, Setelah mengelar pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera pada Rabu 30 Oktober 2019 kemarin, Kemudian akhir bulan ini 30 November 2019, akhir bulan ini.

Baca Juga:

Pertemuan NasDem dengan sejumlah partai oposisi ini membuat politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) geram.  Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut NasDem layaknya duri dalam daging yang menyakiti partai koalisi pemerintah.

“Kalau jadi duri dalam daging kan menyakitkan. Para elite masa mau saling menyakiti? Kan tidak. Para elite ini ingin menunjukkan bahwa berpolitik itu penuh dengan idealisme, berpolitik itu untuk membangun Indonesia yang lebih baik, lebih maju. Jadi jangan diisi politik dengan berbagai hal yang tujuannya bertentangan dengan hakikat politik itu,” jelas Sekjen PDIP Hasto.

Hasto menghargai keputusan  NasDem untuk bersilaturahmi dengan sejumlah parpol oposisi. Namun, kata dia, setiap pertemuan yang dilakukan oleh setiap partai itu adalah strategi atau cara untuk menunjukan arahan politiknya. Jadi, ia meminta posisi NasDem harus jelas keberadaannya.

Lanjut Hasto, jangan disampain  dengan manuver yang dilakukan oleh PDIP dengan menggandeng Gerindra masuk dalam partai koalisi pemerintah. Kata dia, PDIP ini skala prioritasnya bergerak ke bawah usai kabinet Jokowi jilid II terbentuk.

“Jadi, manuver dan pergerakan politik PDI Perjuangan itu ke bawah untuk menberikan dukungan terhadap kabinet baru yang terbentuk ini. Memberikan dukungan kepada pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sehingga apa yang dicita-citakan bersama dapat dicapai sepenuhnya,” ungkap kata Hasto di Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Meski demikian, kata dia, setiap partai punya kedaulatan di dalam menentukan arah dan strategi politiknya,. “Kami tidak bisa mencampuri atas apa yang dilakukan oleh partai lain,” tukasnya.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *