Mardigu Bongkar Seputar Konspirasi Virus Corona, Perang AS Vs Cina

  • Whatsapp
Deddy Corbuzier dan Mardigu (IG)

INDOPOLITIKA.COM – Pengakuan Mardigu Wowiek dalam potcast Deddy Corbuzier membuat publik terhenyak, Mardigu mengungkap konspirasi di balik pandemi corona yang melumpuhkan dunia. Ia meyakini bahwa virus corona memang buatan beberapa pihak.

Mengenai siapa pihak yang membuat virus itu, Mardigu menjelaskan panjang lebar, sampai kepada cerita di mana dunia farmasi berjaya saat Barrack Obama menjadi Presiden Amerika Serikat. Hal itu lalu bergeser setelah posisi Obama digantikan Donald Trump.

Bacaan Lainnya

“Kita percaya dunia farmasi itu darling-nya Obama. Obama punya Obama Care selama 8 tahun, dunia farmasi tajir melintir. Setelah Trump jadi presiden, ditebas Obama Care, darling-nya Trump,militer. Mereka mendesign gue harus revenge,” ujar Mardigu.

Saat Barack Obama memimpin Amerika Serikat, kata Mardigu, perusahaan farmasi mengalami masa kejayaan. Namun, situasi tersebut berubah ketika Donald Trump memasuki Gedung Putih.

“Dunia farmasi itu darling-nya Obama. Obama punya Obamacare selama delapan tahun, dunia farmasi tajir melintir, setelah Trump jadi presiden ditebas Obama Care, Trump darling-nya militer. Fokus ke militer,” paparnya.

Perusahaan-perusahaan farmasi yang ditepiskan oleh Trump, menurut Mardigu, mulai merancang aksi balas dendam. Mardigu menyimpulkan bahwa virus corona ini adalah ciptaan sejumlah perusahaan farmasi yang antiTrump tersebut.

Mardigu curiga Trump ingin mencontoh Franklin Delano Roosevelt (Presiden AS ke-32) yang mendeklarasikan perang (PD II) untuk tidak melaksanakan pemilu.

“Jadi FDR (Franklin Delano Roosevelt) waktu tahun perang dunia ke-2 untuk tidak menjadikan ada election, dia mendeklarasikan war (perang), jadi dia presiden 3 kali di Amerika” ujar Mardigu.

Deddy pun ingin memastikan, “Apakah anda ingin mengatakan bahwa akan terjadi perang?” tanya Deddy dalam bahasa Inggris.

“Iya, dengan China dan letaknya di Laut Cina Selatan” jawab Mardigu.

Pada akhir podcast, Deddy kembali menegaskan apakah benar demikian bahwa virus corona ini diciptakan oleh perusahaan farmasi yang kontra dengan Trump.

“Kalau Donald Trump enggak terpilih lagi, vaksin bisa keluar?” ujar Deddy.

Mendengar hal itu, Mardigu tersenyum dan pertanyaan Deddy adalah pernyataan yang baru saja ia ingin lontarkan. Menurut Mardigu, September adalah bulan penentu karena saat itu adalah Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *