Masjid Disulap Jadi RS Darurat di Tengah Mengganasnya Covid-19 India

  • Whatsapp
Pasien Covid-19 India dirawat di Masjid Jahangirpura. Foto: tangkapan layar akun Youtube indiatvnews.com

INDOPOLITIKA.COM – Lonjakan kasus Covid-19 makin mengkhawatirkan. Sejumlah rumah sakit dan fasilitas medis pun kewalahan menangani pasien yang terus berdatangan. Jumlah infeksi meningkat dua kali lipat dalam 13 hari terakhir karena beberapa negara bagian mengalami kekurangan tempat tidur dan suplai oksigen medis di rumah sakit.

Untuk membantu mengatasi pasien Covid-19, sejumlah komunitas Muslim di negara itu berinisiatif mengubah masjid menjadi fasilitas perawatan COVID-19. Seperti terlihat di Masjid Jahangirpura, negara bagian barat kota Vadodara Gujarat.

Berita Lainnya

Di Masjid ini, setidaknya disediakan fasilitas 50 tempat tidur untuk merawat pasien yang menderita Corona. “Situasi COVID-19 di kota tidak baik dan orang-orang tidak mendapatkan tempat tidur di rumah sakit, jadi kami memutuskan untuk membuka fasilitas untuk memberikan bantuan kepada mereka,” kata pengawas Masjid Jahangirpura, Irfan Sheikh, melansir Arab News, Jumat (30/4/2021).

“Dalam beberapa hari setelah pembukaan fasilitas, 50 tempat tidur terisi sehingga Anda bisa membayangkan tekanan seperti apa yang dialami rumah sakit,” sambungnya.

Sheikh mengatakan fasilitas di Masjid itu dapat ditambahkan 50 tempat tidur lagi jika ada pasokan oksigen.

“Kami menghadapi kesulitan dalam pasokan oksigen dan masjid telah membuka ruangnya untuk melayani umat manusia yang menderita,” kata Sheikh.

Masjid lainnya yang disulap jadi RS darurat yakni Masjid Darool Uloom. Di Masjid ini, setidaknya ada 142 tempat tidur disediakan. Juga dilengkapi dengan oksigen karena 20 perawat dan tiga dokter berada di lokasi.

“Kami dapat membuat fasilitas COVID-19. Setidaknya bisa menyediakan 1.000 tempat tidur, tetapi pasokan oksigen menjadi kendala,” kata Ashfaq Malek Tandalja, anggota komite pengelola masjid.

Hingga Jumat (30/4/2021) ini, India mencatatkan 386.452 kasus baru serta 3,498 angka kematian dalam 24 jam terakhir. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *