Mayoritas Fraksi DPR Setuju Usia 19 Tahun Batas Minimal Menikah

  • Whatsapp

 

 

Baca Juga:

 INDOPOLITIKA.com- Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Sudiro Asno mengatakan, salah satu hal yang diperjuangkan dalam revisi Undang-Undang (UU) Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 adalah batas usia minimal yang diizinkan bagi wanita dan laki-laki untuk bisa menikah, yakni usia 19 tahun.

“Kami sudah bahas di Panja Baleg, dan salah satu usulan yang dibahas adalah mengenai Pasal 7 ayat 1, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, yang mengacu pada keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22 tahun 2017, yakni agar usia perkawinan disamakan 19 tahun,” ujar Sudiro di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (13/9/2019).

Menurut Sudiro, pada bunyi pasal lama disebutkan, wanita diizinkan menikah pada usia 16 tahun, dan pria 19 tahun. Politisi Fraksi Partai Hanura itu menyampaikan, kronologis revisi UU Perkawinan awalnya inisiatif dari anggota dewan.

“Bagaimana Indonesia bisa maju kalau sumber daya manusianya yang masih muda sudah menikah. Saya tidak menentang dan anti perkawinan, tetapi semestinya harus sudah layak secara pendidikan, ekonomi, psikologi, maupun sosiologis. Apalagi, faktor tingginya persoalan kawin cerai yang terjadi,” paparnya.

Sandiro menyebut, saat ini mayoritas fraksi sudah menyepakati bahwa usia perkawinan minimal 19 tahun. Tinggal Fraksi PPP dan PKS yang masih menginginkan batas minimal 18 tahun untuk perempuan. (rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *