Media Asing Diminta Objektif Beritakan Kejadian di Papua

  • Whatsapp
Kerusuhan di Manokwari

INDOPOLITIKA – Ketua Fraksi NasDem, Ahmad Ali, menyesalkan pemberitaan sejumlah media asing yang terkesan membangun narasi bahwa reaksi warga Papua atas kerusuhan yang saat ini terjadi merupakan efek dari kebijakan rasis Indonesia.

Ia meminta media asing agar melihat dan memberitakan secara objektif terkait fakta sesungguhnya yang terjadi di lapangan. “Sangat disesalkan, banyak media asing seperti DW Jerman menggoreng isu kemarahan warga Papua atas perbuatan oknum, sebagai reaksi sebagai kebijakan rasis Indonesia,” ujar Ketua Fraksi NasDem Ahmad Ali.

Baca Juga:

Ahmad Ali meminta media asing agar obyektif memandang proses dan fakta kebijakan Pemerintah Pusat di Papua saat ini. “Lima tahun terakhir, transformasi besar dilakukan di Papua, mulai dari otonomi khusus, infrastruktur, energi, dan apresiasi kebudayaan, sungguh fokus dilakukan oleh Presiden Jokowi. Jadi kalau ada narasi kebijakan rasisme, sungguh sangat disayangkan,” terangnya.

Menurut Ahmad Ali, ulah sekelompok orang tidak bisa digeneralisir sebagai kebijakan negara. Media asing, kata dia, harusnya bisa memposisikan dan menyajikan fakta secara objektif, bukan membangun narasi yang merusak citra Indonesia dalam pergaulan internasional.

Ahmad Ali menilai, negara sudah memberikan sentuhan yang terbaik di Papua untuk menciptakan kesejajaran Papua dengan daerah lain.

“Yang pertama dilakukan Pak Jokowi yang sangat urgent adalah BBM satu harga, Divestasi Freeport dengan pelibatan saham daerah, pembangunan infrastruktur. Stadion megah dan akan sebentar lagi melaksanakan Pekan Olahraga Nasional (PON). Lalu pada bagian mana kebijakan negara yang dianggap bersifat rasis,” ujarnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *