Melahirkan 9 Bayi Sekaligus Yakni Empat Putra dan Lima Putri, Presiden Ucapkan Selamat ke Ibu Muda ‘Super’ Ini

  • Whatsapp
Dokter merawat satu dari sembilan Halma yang dilahirkan melalui operasi Caesar. Foto: REUTERS

INDOPOLITIKA.COM – Melahirkan dan memiliki anak sungguh anugerah tak terhingga dari Tuhan bagi umat-Nya. Kebahagiaan itu tak bisa dibandingi dengan apapun juga. Begitulah yang dirasakan pasangan suami-istri di Mali, Afrika Barat yang baru dianugerahi 9 bayi sekaligus ini. Pasangan bahagia itu menikah pada Desember 2017 di Timbuktu.

Ya, seorang ibu muda berusia 26 tahun yang diketahui bernama Halma Cisse baru saja membuat dunia tercengang karena melahirkan 9 bayi sekaligus. Sembilan bayi mungil yang dilahirkan melalui operasi Caesar itu terdiri dari empat bayi berjenis laki-laki dan lima lainnya berjenis perempuan.

Berita Lainnya

Mengutip Mirror, saat melahirkan bayinya, Halma dikabarkan bahkan sempat hampir mati kehabisan darah. Beruntungnya, belasan tim medis dengan sigap membantu ibu muda tersebut. Mereka berjuang untuk menyelamatkan Halma setelah wanita berusia 26 tahun itu menderita pendarahan di arteri rahimnya.

Sementara bayi-bayi Halma langsung dimasukkan ke incubator. Anak-anak yang lahir dalam keadan prematur itu harus tetap ditangani spesialis selama 12 pekan sebelum mereka bisa bernapas tanpa bantuan ventilator. Halma sendiri sempat diterbangkan ke Maroko untuk perawatan medis spesialis saat usia kandungannya berusia tujuh bulan. Sekarang, para dokter bekerja sepanjang waktu untuk merawat anak-anak yang lahir premature tersebut.

“Mereka tidak memiliki saluran pencernaan yang dapat menyerap makanan,” kata Youssef Alaoui, direktur medis klinik Ain Borja, kepada The Times.

Kader Arby dan istrinya Halma Cisse. Foto: Albou Kader Arby Facebook

Prof Youssef Alaoui menyebut kasus ini “sangat jarang dan luar biasa”. Ia menyatakan, kini fokus mereka adalah berusaha memperjuangkan hidup sembilan bayi perempuan muda itu. “Mereka belum punya sistem pencernaan yang bisa menyerap makanan,” kata Youssef Alaoui.

Ia juga menyatakan jika sampai terkena infeksi sekecil apa pun, anak itu bisa tewas dalam hitungan jam. “Infeksi kecil pada bayi prematur dapat membunuh dalam beberapa jam,” sambungnya.

Suami Halma, Kader Arby, mengatakan bayi-bayi itu adalah “hadiah dari Tuhan”. Prajurit berusia 35 tahun itu mengatakan kepada Daily Mail bahwa dia tidak sabar untuk bertemu dengan anak-anaknya.

Putri Halma dan Kader lainnya bernama Souda tetap berhubungan dengan ibunya melalui panggilan video. “Saya selalu berhubungan dengan istri saya, tetapi saya harus tinggal di rumah kami di Mali untuk menjaga putri kecil kami yang lain, yang baru berusia dua tahun lima bulan,” katanya.

“Bepergian tentu sulit karena pandemi, tetapi kami akan mengatur perjalanan untuk minggu depan. Ini akan sangat menyenangkan, dan kami akan berterima kasih kepada Tuhan sepanjang waktu,” imbuh Kader.

Calon ibu itu berada di rumah sakit di ibu kota Mali, Bamako, sebelum dipindahkan ke Maroko pada 30 Maret, kata Kader. Dia kemudian melahirkan pada Selasa lalu di klinik Ain Borja di Casablanca, lima minggu setelah dia tinggal di klinik tersebut.

Ditanya apakah mereka sudah mempersiapkan nama untuk lima bayi perempuan dan empat bayi laki-lakinya, Kader hanya tertawa dan berkata: “Kita lihat saja,” katanya.

Presiden Mali Bah Ndaw termasuk di antara mereka yang mengucapkan selamat melalui panggilan telepon kepada pasangan berbahagia yang baru dikaruniai Sembilan bayi sekaligus itu.

Awalnya, dokter mengira Halma mengandung tujuh bayi yang dengan cepat menarik perhatian negara asalnya. Presiden Ndaw memerintahkan dia dikirim ke Maroko pada bulan Maret karena dia membutuhkan perawatan spesialis. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *