Menakar Ide Adiknya Airin dan Bacawalkot Milenial Jelang Pilkada Tangsel 2020

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Tiga Bakal Calon (Bacalon) Walikota milenial yang akan maju di Pilkada Tangsel 2020 mendatang, mulai berbicara program kerja, visi dan misi jika kelak terpilih. Ketiga milenial itu yakni Fahd Pahdepi, Suhendar serta Aldrin Ramadan.

Gagasan apa saja yang dimiliki mereka coba dikupas tuntas para panelis, dalam diskusi ringan yang diadakan PWI dan SMSI Tangsel, di Rumah Makan Kampoeng Anggrek, Serpong, Tangsel, Senin, (28/10/2019).

Baca Juga:

Akademisi UIN Jakarta Djaka Badranaya, Athari Fahrhani Ketua Permahi Tangerang Raya, Budayawan Chavcay Sarfullah serta Ahmad Jumaidi Ketua SMSI Tangsel dan Perwakilan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tangsel Asep Solahudin adalah para panelisnya.

Para panelis silih berganti mencecar ketiga bakal calon dari kalangan milenial ini dengan berbagai pertanyaan menarik. Akademisi Djaka Badranaya menanyakan solusi ketimpangan sosial akibat pembangunan yang tidak merata dan terkesan “auto pilot” di beberapa wilayah Tangsel.

Sementara Athari dari Permahi menguji wawasan bacalon seputar menempatkan ilmu, teknologi, dan hukum sebagai landasan pembangunan untuk mewujudkan SDM pemuda yang berkualitas. Panelis lainnya, Ahmad Jumadi secara normatif menanyakan peran mereka terkait peranan insan pers dan pemuda kedepannya.


Partanyaan panelis ditanggapi pertama oleh Suhendar. Menurutnya, akses pemuda dalam memantau kebijakan pemerintah daerah akan dibuka seluasnya dalam partisipasinya bersama-sama membangun daerah. Baik soal akses  keterbukaan anggaran maupun hal lainnya.

“Tentunya kami sudah memiliki program pembangunan kepemudaan. Dimana dalam program ini, kami berupaya bagaimana integrasi lintas OPD di Tangsel ini memiliki tanggungjawab yang sama terhadap pemuda,” jelasnya.

“Sehingga pembangunan pemuda di Tangsel ini tidak hanya menjadi tugas satu OPD saja, tetapi akan kami dorong kebijakan anggaran dimana tanggungjawab pembangunan pemuda menjadi tanggungjawab lintas OPD,” paparnya.

Sementara Aldrin, yang merupakan adik kandung Airin Rachmi Diany, dalam kesempatan sama menerangkan, ia lebih suka turun langsung menyerap aspirasi pemuda.

“Jadi saya akan lebih banyak turun menyerap ide dan gagasan anak-anak muda Tangsel. Karena kalau kita yang menawarkan gagasan dan ide belum tentu cocok dengan mereka dan jalannya. Sehingga kami akan lebih banyak mendengar,” tuturnya.

“Dari gagasan dan ide mereka lah, kami akan menyusun program-program kepemudaan. Sehingga kerjasama antara pemerintah dengan pemuda akan berjalan seimbang dengan baik,” paparnya.

Sedangkan Fahd  Pahdepi langsung memaparkan 18 program yang sudah disusunya, ketika nanti menjadi Walikota. Beberapa diantaranya ialah program terkait pembangunan pemuda di Kota Tangsel yang diketahui memiliki populasi lebih besar.

“Seperti program muda berdaya. Dimana dalam program ini saya akan membuat pendidikan tambahan bagi pemuda yang memiliki keahlian khusus. Sehingga kita tidak lagi berbicara menciptakan kelompok muda yang hanya memiliki jiwa wirausaha, tetapi juga memiliki kemampuan berdaya saing,” tegasnya.

“Artinya, kami akan menciptakan program kepemudaan agar menjadi pemuda yang memiliki daya saing yang kuat. Dengan kebijakan anggaran inilah kita susun program Muda Berdaya,” tutupnya.{asa}

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *