Menaker Dari PKB lagi, Gerakan Buruh Sebut Tak Pernah Ada Terobosan Baru

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN) tidak berharap banyak atas kepemimpinan menteri ketenagakerjaan (Menaker) yang baru dilantik, Ida Fauziah. Hal itu disampaikan Sekretaris Jendral SGBN Alang Fatahillah.

Alang mengungkapkan, meski Ida Fauziah pernah menjadi Ketua umum pengurus pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Namun, dirinya menilai Ida tidak memiliki pengalaman di bidang ketenagakerjaan terlebih pengetahuan soal buruh.

Baca Juga:

“Menteri tenaga kerja yang baru ini (Ida Fauziah) dalam track recordnya tidak ada pengalaman terkait ketenagakerjaan, semisal mendukung upah layak (hasil survei rill) dan menolak kepmen 13/2012 tentang komponen KHL yang sudah usang atau tidak relevan, menolak kontrak dan OS, magang, dll,” katanya saat dihubungi Indopolitika.com, Minggu (27/10/2019).

Alang juga menegaskan sejak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menduduki pos menaker, mulai era Muhaimin Iskandar hingga Hanif Dhakiri, tidak pernah ada terobosan baru terkait kebijakan yang mendukung hak buruh.

“Sejak jaman Mentri Muhaimin, Hanif Dakhiri  yg juga dari PKB belum pernah ada terobosan terkait ketenagakerjaan yg berpihak pada mayoritas kehendak buruh,” katanya.

Karenanya, dalam kepemimpinan Ida Fauziah, pihaknya tidak berharap banyak. Alang mengatakan setidaknya Ida dapat mengontrol terkait jalannya UU 13 Tahun 2003 yang selama ini banyak dihianati oleh pengusaha dan belum ada tindakan tegas dari kemnaker.

“Hingga saat ini masih banyak, hingga ribuan pengusaha yg tidak menjalankan norma ketenaga kerjaan, dan itu tugas pengawasan untuk menindak tegas dan saat ini pengawasan berada di bawah kementerian tenaga kerja,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, dalam acara serah terima jabatan di kemenaker yang berlangsung beberapa hari lalu, Ida Fauziah mengatakan akan meneruskan seluruh kerja-kerja dan program ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dengan mengambil langkah-langkah yang lebih baik lagi di Kemenaker.

Untuk meneruskan kerja tersebut, Mantan Guru SMA ini juga meminta dukungan dan bimbingan dari seluruh pegawai di lingkungan Kemnaker.

“Hal-hal yang sudah Bapak Hanif kerjakan lima tahun itu, tak ada pilihan, kita akan teruskan. Mohon doanya, saya juga ingin menjadi Menteri yang husnul khatimah seperti Pak Hanif. Mudah-mudahan saya bisa menjalankan tugas dengan baik dan mengakhiri juga dengan baik,” ujarnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *