Menaker: Pengusaha Wajib Bayar Penuh THR Pekerja

  • Whatsapp
Menaker Ida Fauziah

INDOPOLITIKA.COM – Para pengusaha wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh kepada para pekerja/buruh maksimal H-7 Idul Fitri 2021.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan pemerintah memberi kelonggaran bagi perusahaan yang terdampak pandemi Covid-19 dan tidak bisa membayar THR sesuai waktu yang ditentukan di atas.

Berita Lainnya

“Bisa diberikan kelonggaran maksimal H-1 Lebaran dengan catatan, pengusaha wajib melakukan dialog dengan pekerja untuk mencapai kesepakatan berdasarkan laporan keuangan yang transparan dan dilaporkan secara tertulis kepada dinas ketenagakerjaan setempat sebelum H-7 Lebaran,” ujar Ida dalam peluncuran Posko THR 2021 di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Dia mengatakan bahwa Posko THR 2021 yang diluncurkan ini tidak hanya dibangun di pusat, tetapi juga di provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Pendirian posko ini dilakukan agar pelaksanaan koordinasi dan pengawasan penyaluran THR kepada pekerja/buruh menjadi lebih efektif.

“Pengusaha yang melakukan pelanggaran pelaksanaan THR keagamaan 2021, saya minta para gubernur, bupati, dan walikota agar tidak segan-segan menjatuhkan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya, Menaker Ida telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang mewajibkan pengusaha untuk memberikan THR keagamaan secara penuh kepada para pekerjanya maksimal H-7 Lebaran.(net)

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *