Mendagri Tito Wanti-wanti Kepala Daerah Jangan Selewengkan Anggaran

  • Whatsapp
Mendagri Tito Karnavian

INDOPOLITIKA.COM – Sehari setelah dilantik, Mendagri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian langsung tancap gas. Di hadapan para ASN Kemendagri, mantan kapolri ini menyapaikan sejumlah pesan. Salah satunya, meminta para kepala daerah tidak menyelewengkan anggaran.

Tito mengatakan, pemerintah daerah harus melakukan penyerapan anggaran dengan maksimal dan tepat sasaran. Penyerapan anggaran yang maksimal merupakan salah satu indikator pemerintahan itu berjalan baik.

Baca Juga:

“Kita inginnya menciptakan iklim yang kompetitif antara kepala daerah, yang mana yang bisa mengeksekusi anggaran dengan penyerapan bagus, dan hasilnya bagus, kita akan berikan penilaian bagus,” kata Tito di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Meski demikian, Tito mengingatkan kepala daerah agar penyerapan anggaran sesuai dengan program kerja, bukan asal membelanjakan. Sebab penggunaan anggaran secara main-main bisa berdampak hukum.

“Tapi bukan berarti kemudian dihambur-hamburkan, harus tepat sesuai program. Sehingga enggak salah. Tapi kalau diserap hasilnya enggak jelas, hati-hati berhadapan dengan hukum, proses hukum,” tandasnya.

Tito pun telah memerintahkan jajaran Kemendagri untuk menginventarisir pemda mana saja belum maksimal dalam menyerap anggaran. Setelah menginventarisir, Tito akan mengevaluasi apa yang menjadi penyebab pemda belum maksimal menyerap anggaran.

“Penyerapan anggarannya rendah, pembangunannya enggak jelas, kan kasihan masyarakat. Uangnya ada kok enggak bisa dipakai, berarti perencanaannya enggak bener. Eksekusinya enggak bener,” tegasnya.

Kamis pagi(24/10/2019), ini langsung melaksanakan apel gabungan perdana dengan seluruh pegawai Kemendagri dan BNPP.

Mendagri Tito Karnavian saat memimpin apel perdana di kantor barunya.

Pada Kesempatan tersebut, Mendagri juga menyampaikan visi dan misi Presiden Joko Widodo dan menghimbau kepada ASN agar turut serta mendukung pemerintah untuk tercapainya Indonesia maju.

“Dukungan itu dimulai dari kerja cepat, mulai berorientasikan hasil dan tidak terjebak dengan rutinitas khususnya dilingkup kemendagri yang menjadi poros dan tulang punggung pemerintahan daerah,” paparnya.

Tito juga mengajak seluruh jajarannya di Kemendagri maupun BNPP untuk melakukan terobosan inovatif sebagai sumbangan prestasi untuk bangsa dan Negara.(rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *