Mengerikan! Tak Dilayani Suami, Ibu Muda Pelaku Pelecehan 17 Anak di Jambi Ancam Cincang Bayinya

Ibu muda penjaga rental PS berinisial NT yang lecehkan 17 anak di Jambi ternyata sering berikan ancaman--Jambi ekspress

INDOPOLITIKA.COM – Kelakuan ibu muda penjaga rental PS, NT yang lecehkan 17 anak di Jambi terbilang cukup mencengangkan. Tidak hanya melakukan pelecehan, NT disebut-sebut kerap memberikan ancaman apabila tidak dilayani oleh suaminya, AF.

NT yang diduga memiliki perilaku menyimpang dilaporkan oleh para orang tua korban karena melakukan perbuatan cabul dan pelecehan terhadap 17 anak usia 8 hingga 15 tahun di Jambi.

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jambi saat memeriksa AF, mengungkap sejumlah fakta. Salah satunya ancaman NT kepada suaminya.

“Dari keterangan suaminya, pada Kamis (2/2) malam, dia melihat secara langsung istrinya menyayat tangannya menggunakan silet,” Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, Senin (6/2/2023).

Tambah Andri, perilaku lainnya yang dilihat AF ke istrinya NT terkait hubungan rumah tangga mereka. Dimana, apabila suami tidak bisa melayani istrinya, NT mengancam akan menganiaya anaknya.

“Apabila suami tidak bisa melayani tersangka, akan mencincang atau membunuh anaknya yang masih berusia 10 bulan,” tambahnya.

Terkait hal ini, Kombes Andri mengatakan akan melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka. Pemeriksaan itu dijadwalkan dalam pekan ini.

“Kami berkoordinasi dengan UPTD PPA Provinsi Jambi untuk menjadwalkan pemeriksaan kejiwaan tersangka di rumah sakit Jiwa Provinsi Jambi, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini (segera)” ungkapnya.

Pasca penetapan status NT sebagai tersangka, Tim Reserse Kriminal Umum Polda Jambi pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Minggu 5 Februari 2023.

NT melakukan aksi pelecehan di lingkungan tempat tinggalnya di RT 28 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi.

Modusnya hampir,  NT mengotori dulu pikiran anak-anak itu dengan memberikan tontonan film dewasa.

Kemudian, Anak laki-laki diminta melakukan perbuatan tak senonoh, dipaksa memegang buah dada NT dan memegang wilayah sensitif NT.

Sementara anak perempuan diminta untuk mengintip dari balik jendela, aktivitas NT dan suaminya sedang berhubungan suami istri. Sebelumnya

Tak hanya itu, NT juga kerap menyentuh bagian kemaluan korban anak laki-laki. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *