Menhub Ajak Pemda dan Swasta Kembangkan Bandara dan Pelabuhan di Kawasan 3TP

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pihak swasta dan pemerintah daerah (Pemda) Kepulauan Riau untuk berpartisipasi mengembangkan Pelabuhan Malarko yang berlokasi di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Budi mengatakan, pengembangan pelabuhan tersebut sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo untuk melakukan pembangunan di daerah terluar, terpencil, tertinggal dan perbatasan (3TP).

Berita Lainnya

Untuk menarik minat pihak swasta, pemerintah siap menawarkan hak konsesi kepada pihak yang siap mengembangkan Pelabuhan Malarko.

“Kami akan melibatkan pemda dan pihak swasta untuk berpartisipsi mengembangkan pelabuhan ini, dengan konsesi selama sekitar 30 tahun,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, dilansir Minggu (2/5/2021).

Budi menjelaskan, dengan pengembangan itu, Pelabuhan Malarko akan dijadikan sebagai pelabuhan samudera atau pelabuhan yang dapat disinggahi kapal-kapal besar. Dilengkapi dengan fasilitas lengkap untuk tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, serta dilengkapi gudang.

Saat ini, di Pelabuhan Malarko sudah dibangun Causeway sepanjang 800×6 m2, Dermaga 110 x 10 m2, dan fasilitas lainnya menggunakan dana APBN.

Selain Pelabuhan Malarko, Kemenhub juga fokus mendorong pengembangan infrastruktur lainnya di Kepulauan Riau, yakni Bandara Raja Haji Abdullah.

Menurut Budi, hal tersebut menjadi penting untuk meningkatkan daya saing dan perekonomian di pulau terluar. Bandara tersebut akan dilakukan perpanjangan runway hingga 2.200 x 45 meter agar dapat didarati pesawat yang lebih besar seperti Boeing 737.

Untuk pengembangan tahap pertama, ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021 dengan panjang runway 1.600 m. “Kami akan perpanjang runway hingga 2.200 m ultimatenya,” kata Budi.

Saat ini, Bandara Raja Haji Abdullah Karimun saat ini mempunyai panjang runway 1400 x 30 m, apron 73,5×40 M dan taxiway 75×15 m, yang melayani penerbangan perintis.

Selain runway, pengembangan juga akan dilakukan diantaranya di fasilitas di sisi udara meliputi, pembuatan turning area dan marking, lanjutan pembuatan drainase sisi udara dan di sisi darat meliputi, perluasan dan penataan lanscape parkir terminal dan penambahan fasilitas penunjang pelayanan bandara udara lainnya. [dbm]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *