Menhub Targetkan KA Bandara Solo Beroperasi Akhir Tahun 2019

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Solo dan sekitarnya. Pasalnya, Kementerian Perhubungan segera mengoperasikan KA Bandara pertengahan Desember tahun ini, dan bisa dioperasikan awal tahun 2020.

“Saya tadi sudah melakukan pengecekan terhadap konstruksi-konstruksi yang ada dan relatif sudah tidak ada masalah lagi. Kira-kira operasi tanggal 28 Desember,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, usai meninjau langsung progres pembangunan Kereta Bandara Adisumarmo, Solo, seperti keterangan pers, yang diterima, Senin, (4/11/2019).

Baca Juga:

Pada kesempatan tersebut, Menhub meninjau langsung progres pembangunan kereta bandara, yang berdampingan dengan jalan tol Trans Jawa, menggunakan kereta lori.

“Sekarang ini progresnya sudah 94%. Tinggal sedikit saja ada yang belum terkoneksi, yaitu terkait adanya perlintasan jalan tol, sehingga kita harus membuat jalan tambahan. Ada pula hambatan yang berkaitan dengan warga dan ada yang berkaitan dengan teknis,” ujarnya.

Terkait tarif Kereta Bandara Adisumarmo, dikatakannya bahwa saat ini masih dipelajari. “Sementara ini Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu tapi nanti kita lihat seperti apa yang kita lakukan. Tentunya kita tidak akan memberikan layanan atau tarif yang menyusahkan masyarakat,” paparnya.

Budi Karya pun menyampaikan bahwa KA Bandara di Solo ini merupakan perwujudan cita-cita pemerintah, yang mendambakan adanya konektivitas antarmoda angkutan massal.

“Jadi, saudara kita dari Klaten, Madiun, Sragen, dari arah utara itu bisa semakin mudah menggunakan antar moda, menggunakan kereta api. Atau mereka yang menggunakan bus dari Wonogiri dan daerah lainnya, bisa berhenti di Terminal Tirtonadi dan langsung naik kereta api,” tambahnya.

Kereta Bandara Adisumarmo memiliki jalur sepanjang 12,997 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit. Dalam sehari akan terdapat sekitar 60 perjalanan kereta yang melayani dari Stasiun Solo Balapan menuju Stasiun Bandara Adisumarmo maupun sebaliknya, yang dilayani dengan 2 set kereta api.

Adapun headway (jarak antar kereta) di awal operasional, sekitar 37 menit. Menhub berharap ke depan headway ini dapat dipersingkat menjadi 24 menit. Hal ini dilakukan untuk lebih menarik minat masyarakat beralih ke kereta api untuk menuju bandara.

Turut mendampingi dalam kunjungan kerja di Solo yaitu Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri, dan sejumlah pejabat dari Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *