Menkeu Sri Mulyani Minta Para Peneliti di Kemenkeu Punya 1 Juta Follower di Twitter

  • Whatsapp
Kemenkeu Sri Mulyani Idrawati saat menghadiri acara di Badan Kebijakan Fiskal.

INDOPOLITIKA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengharapkan para peneliti di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mampu menyusun kebijakan yang mampu memberikan dampak optimal bagi masyarakat.

“Anda (peneliti BKF) harus mampu menjadi best brainers yang mampu menghasilkan kebijakan berkualitas tepat waktu (bagi kepentingan masyarakat secara optimal)” tegas Menkeu di Auditorium RM Notohadiprodjo, Komplek Kemenkeu, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Baca Juga:

Sri menjelaskan, pemerintah dalam hal ini Kemenkeu telah memberikan fasilitas-fasilitas yang memadai, mengingat para peniliti di berbagai perguruan tinggi  masih harus disibukkan dengan mencari dana penelitian dan bahkan untuk kehidupannya.

“Perbedaan  peneliti di Universitas dengan yang di BKF, Kementerian Keuangan, Anda (yang di BKF) memiliki kemewahan (fasilitas yang sudah disiapkan oleh Kemenkeu) tidak perlu berpikir mencari dana (penelitian), pesangon,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Kemenkeu sangat concern terhadap dukungan penelitian. Sehingga, tidak ada alasan penelitian di BKF kurang berkualitas bahkan harus memiliki dampak yang optimal bagi kepentingan masyarakat umum.

Menkeu juga berharap peneliti BKF mampu mempresentasikan penelitiannya bukan hanya di internal pembuat kebijakan namun menjadi policy advocate bagi masyarakat secara umum.

“Anda harus menjadi pasukan cyber Kemenkeu dalam mengadvokasi kebijakan yang baik (kepada masyarakat). Sampaikan hasil penelitian anda melalui blogs, twitter (dengan bahasa singkat, sederhana, dan mudah dipahami). Karakter di twitter hanya 260. Saya ingin twitter Anda dapat diikuti 1 juta followers. Group WA ibu-ibu, alumni (juga merupakan platform yang efektif untuk menyebarkan kebijakan pemerintah),” harap Menkeu. (rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *