Internasional

Menko PMK Dampingi Wapres Hadiri General Debate Sidang Majelis Umum PBB

Delegasi Indonesia pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-73 diwakili Wapres Jusuf Kalla, Menko PMK Puan Maharani, dan Menlu Retno L Marsudi (Foto:Dok.Kemenko PMK)

New York: Memasuki hari kedua Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-73, Selasa, 25 September 2018, pagi waktu setempat, delegasi RI yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla mengikuti Sesi Pembukaan General Debate.

General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke-73 yang berlangsung di Markas Besar PBB mengusung tema "Membuat PBB Relevan dengan Semua Orang. Kepemimpinan Global dan Tanggung Jawab Bersama untuk Masyarakat yang Damai, Berkeadilan dan Berkelanjutan."

Adapun isu-isu strategis yang diangkat pada kesempatan ini ialah kesetaraan gender, migrasi dan pengungsi, pekerjaan yang layak, aksi untuk LH, orang dengan kecacatan, revitalisasi PBB serta pemuda, perdamaian, dan keamanan. 

Terkait tema General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke-73, Pemerintah Indonesia mengapresiasi tema tersebut sangat tepat dan sesuai dengan realitas dunia saat ini. Dalam menciptakan perdamaian, kesetaraan, dan keberlanjutan dibutuhkan kepemimpinan global dan tanggung jawab bersama negara di dunia.  

Indonesia akan terus berkontribusi untuk perdamaian dunia. Indonesia merupakan merupakan negara terbesar ke-8 yang menyumbangkan pasukan perdamaian dunia. Hingga kini, Indonesia telah mengirim lebih dari 3.500 personel pada sembilan misi perdamaian PBB. 

General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke-73 kali ini dipimpin oleh Maria Fernanda Espinosa Garces, Presiden terpilih UNGA 73, serta diikuti oleh kepala negara atau perwakilannya dari seluruh dunia. Delegasi Indonesia diwakili Wapres Jusuf Kalla, Menko PMK Puan Maharani, dan Menlu Retno L Marsudi.

Pada rangkaian High Level Week Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di New York, Amerika Serikat, ini Menko Puan direncanakan memimpin delegasi Indonesia dan memberikan pernyataan resmi pada High Level Meeting on Non-Communicable Diseases, Kamis, 27 September 2018.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close