Internasional

Menlu Iran Tegaskan Idlib Harus Bersih dari Teroris

Menlu Iran Mohammad Javad Zarif (kiri) berdiskusi dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad di Damaskus, 3 September 2018. (Foto: AFP/SANA)

Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan bahwa sejumlah kelompok bersenjata dan grup teroris harus "dibersihkan" dari Provinsi Idlib di Suriah.

Pernyataan disampaikan Zarif dalam kunjungannya ke Damaskus pada Senin 3 September 2018. Ia datang untuk berbicara dengan beberapa pejabat tinggi Suriah.

Dalam kunjungan ini, Zarif bertemu Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Perdana Menteri Imad Khamis. Mereka membicarakan hubungan bilateral serta perkembangan terbaru konflik Suriah.

"Semua wilayah Suriah harus dijaga, dan semua grup harus memulai rekonstruksi sebagai satu kekuatan kolektif. Mereka yang sempat telantar akibat konflik ini juga harus dapat pulang ke keluarga masing-masing," sebut Zarif, seperti dikutip oleh kantor berita Fars.

"Dan semua teroris yang tersisa di beberapa wilayah Idlib harus dibersihkan. Wilayah tersebut harus kembali ke tangan masyarakat Suriah," tambah dia.

Kunjungan Zarif dilakukan setelah Menteri Pertahanan Iran Amar Hatami pergi ke Damaskus dan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Menhan Ali Abdullah Ayoub. Hatami juga sempat bertemu Assad di ibu kota.

Pasukan Suriah mendukung Assad dalam perang sipil di Suriah yang sudah berlangsung selama tujuh tahun. Iran membantu Suriah di bidang politik, finansial dan militer.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengingatkan Suriah, Iran dan juga Rusia untuk tidak menyerang Idlib. Trump menyebut serangan masif ke Idlib dapat memicu "tragedi kemanusiaan."

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mengingatkan bahwa serangan ke Idlib dapat berujung pada "pembantaian warga sipil."

Baca: Trump Ingatkan Suriah untuk Tidak Serang Idlib

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close