Internasional

Menlu Retno Titip 850 Pasukan Perdamaian RI ke Menlu Kongo

Presiden Joko Widodo saat melepas Kontingen Garuda untuk misi perdamaian di Republik Demokratik Kongo dan Lebanon. (Foto: Setkab).

Jakarta: Presiden RI Joko Widodo, pekan lalu, melepas 850 pasukan perdamaian ke negara konflik, salah satunya Kongo. Pengiriman pasukan ini merupakan komitmen Indonesia mendukung perdamaian di negara tersebut.
 
Menteri Luar Negeri Republik Demokratik Kongo Leonard She Okitundu Lundula, dalam kunjungannya ke Jakarta, sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan Indonesia ini.
 
"Kongo menjadi negara kedua setelah Lebanon untuk pengiriman pasukan perdamaian kami. Saya menitipkan 850 pasukan perdamaian Indonesia kepada Menlu Kongo," kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis 6 September 2018.
 
Saat ini, sudah sekitar 3.552 personel yang telah dikirim untuk menjalani misi perdamaian dunia ke sejumlah negara-negara berkonflik.
 
Indonesia juga masuk dalam jajaran 10 besar jajaran pengirim pasukan perdamaian PBB. Dengan pengiriman 850 pasukan ke Kongo dan 120 pasukan ke Lebanon, artinya Indonesia telah mencapai 88,3 persen dari target empat ribu personel yang dicanangkan.
 
Dalam kunjungan perdananya ke Indonesia, Menlu Lundula menyampaikan harapannya ke Menlu Retno terkait posisi Indonesia di Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
 
"Kami harap Indonesia bisa bekerja sama dengan perwakilan dari Afrika untuk kepentingan bersama menjaga keamanan internasional," ucap Lundula.
 
Kerja sama ekonomi menjadi fokus utama kunjungan Lundula ke Indonesia. Selain itu, dirinya dan Menlu Retno membicarakan kerja sama infrastruktur, tekstil, tambang, akuakultur dan agrikultur. Mereka berdua juga menandatangani kesepakatan yang akan menjadi acuan untuk meningkatkan kerja sama bilateral dua negara.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close