Internasional

Menlu RI Berduka atas Berpulangnya Mantan Sekjen PBB Kofi Annan

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan dalam sebuah sesi foto pada 11 Desember 2017. (Foto: JOEL SAGET/AFP)

Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berduka atas kematian mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan. 

Kofi Annan, pria kulit hitam pertama yang menjadi Sekjen PBB, meninggal dunia di usia 80 tahun di Jenewa, Swiss, Sabtu 18 Agustus 2018.

"Duka cita saya yang dalam atas meninggalnya Kofi Annan, mantan Sekjen PBB. Kita kehilangan seorang pegiat perdamaian hebat dan humanis sejati," ucap Menlu Retno di akun Twitter.

"Dalam dua tahun terakhir, saya bekerja sangat erat dengan Mr. Annan, termasuk di Myanmar. Semoga Yang Mulia beristirahat dengan damai," lanjut dia.

Menlu Retno merujuk pada Annan yang menjadi bagian dalam tim investigasi dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Rohingya di Myanmar dalam dua tahun terakhir.

"Beliau meninggal dunia pada Sabtu akibat sebuah penyakit," ucap pernyataan dari Yayasan Kofi Annan.

Baca: Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal Dunia

Yayasan Kofi Annan mendeskripsikan pria asal Ghana tersebut sebagai "negarawan global dan internasionalis yang berjuang keras selama hidupnya demi dunia yang lebih adil serta damai."

Annan pernah mendapat Penghargaan Nobel Perdamaian pada 2001 atas perannya merevitalisasi PBB.

Masa jabatannya sebagai Sekjen PBB bertepatan dengan meletusnya perang di Irak dan mewabahnya virus HIV/AIDS. Annan menilai pencapaian terbesarnya adalah membuat konsep Millenium Development Goals (MDGs).

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close