Menolak Rasisme, Ribuan Warga Nabire Berunjuk Rasa

  • Whatsapp
Demontrasi warga Papua menolak rasisme.

INDOPOLITIKA- Ribuan warga Papua kembali berunjuk rasa menolak perlakuan rasisme. Kali ini, ribuan warga Nabire turun ke jalan dan sempat terlibat bentrokan dengan petugas keamanan, Kamis pagi (22/8/2019).

Warga Nabire dari pegunungan dan wilayah pantai kawasan itu datang dan berkumpul di depan kantor DPRD Kabupaten Nabire. Mereka datang berduyun-duyun ke Distrik Nabire dengan membawa berbagai spanduk dan bendera Bintang Kejora.

Baca Juga:

Saat berkumpul, massa di depan Kantor DPRD ditemui sejumlah tokoh. Ada tokoh adat, tokoh agama, pejabat pemerintah Kabupaten Nabire, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Namun, aksi massa sempat diwarnai bentrokan antara massa dengan petugas keamanan. Terjadi saling lempar batu. Aksi ini, mengakibatkan kaca bagian depan Gedung DPRD Kabupaten Nabire pecah dan rusak. Petugas berusaha meredam para pengunjuk rasa dengan gas air mata.

Kericuhan terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Beberapa saat kemudian, aparat gabungan berhasil mengendalikan situasi sehingga kericuhan dan aksi lempar batu tidak semakin meluas.

Selanjutnya, sekitar pukul 11.30 WIT perwakilan massa mulai menyampaikan orasi di depan kantor DPRD Kabupaten Nabire dengan mendapat penjagaan dari petugas gabungan.

Aparat mengerahkan petugas gabungan sebanyak 650 personel dari Polri dan TNI, serta dibantu personel dari Polda Papua. Kapendam XVII Cendrawasih Letkol CPL Eko Daryanto menyatakan situasi masih terkendali. “Itu demontrasi biasa,” katanya. (TRA/RMA)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *