Meneg BUMN Erick Thohir: Tak Perlu Ada Rapat di Hari Sabtu – Minggu

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Erick Thohir yang diangkat Presiden Joko Widodo untuk menjadi Meneg BUMN tidak akan melakukan Rakor di Hari Sabtu-Minggu yang selama lima tahun terakhir kerap dilakukan. Selama tiga bulan ke depan, menurut Erick, tidak ada acara seremoni, kalau toh ada dirinya menegaskan tidak akan hadir.

Usai dilantik pada Rabu (23/10/), malam harinyanya Erick Thohir melakukan rapat di jajaran Kementrian BUMN, di Jakarta. Hadir pula Kartiko Wirojoarmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri dan para Deputi Meneg BUMN.

Baca Juga:

Dalam rapat tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa profesionalisme merupakan hal terpenting dalam pengelolaan BUMN 5 tahun ke depan dengan memiliki Key Performance Indicator (KPI) yang jelas untuk dicapai.

Berikut arahan Erick Thohir ke jajaran Kementrian BUMN dihari pertamanya:

Satu, saya datang untuk tidak pernah gagal. Harus jelas KPI. Harus dicapai, kalau rugi memang sudah diketahui akan rugi sebagai fungsi BUMN. Ingat kita disorot masyarakat sebagai agent of change.

Dua, terbuka, silahkan Sesmen share nomor hp, wa, telegram saya untuk para direksi. Namun harus ada courtesy, tidak menjelekkan pejabat terdahulu, tidak menjelekkan sesama direksi, ingat tidak ada manusia yang sempurna, tidak menjelekkan BUMN lainnya, jangan wa complaint melulu, beri solusi.

Tiga, Saya datang sebagai profesional. Bukan orang partai, perusahaan, dan lain sebagainya. Jadi tidak ada titip-titipan, begitu pula kalian tidak ada titipan si anu.

Empat, beri saya waktu untuk belajar.

Lima, selama 3 bulan ke depan, saya jangan diundang acara seremoni-seremoni. Saya tidak akan datang.

Enam, Saya tidak akan mengganggu waktu Sabtu dan Minggu, itu untuk keluarga, kecuali ada yang urgent sehingga harus dipanggil bertemu saya.

Erick menambahkan, BUMN harus jadi agen perubahan baik bagi masyarakat maupun negara. Oleh karena itu lanjut Erick, BUMN harus bisa lebih kompetitif di kancah internasional.

Hal ini juga sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam acara pengumuman Menteri tadi pagi. Presiden Jokowi menginginkan agar BUMN tak hanya jago kandang saja.

“Seperti yang disampaikan Presiden, agar (BUMN) tidak jago kandang, tapi (bisa jadi) pemain global,” ucapnya. (Rif)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *