Menteri Edhy Cuek Dikritik Sang Mantan

  • Whatsapp
Menteri KKP Edhy Prabowo

INDOPOLITIKA.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mengkaji kebijakan membuka kembali keran ekspor benih lobster di Indonesia. Menurut Menteri KKP, Edhy Prabowo, kebijakan itu akan dilakukan seiring dengan kesiapan infrastruktur kegiatan pembesaran lobster.

Kebijakan tersebut langsung mendapat kritikan dari pendahulunya, Susi Pudjiastuti. Sebelumnya kebijakan pelarangan ekspor benih lobster dikeluarkan oleh Susi yang menjabat Menteri KKP Periode 2014-2019. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016, tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia.

Berita Lainnya

Terkait krikitan dari Susi, Menteri Edhy bersikap dingin, ia enggan menanggapi kritik dari pendahulunya itu.

Edhy mengatakan, kritik yang dilontarkan Susi merupakan hak seseorang. Karena itu dirinya tak mempermasalahkannya.

“Oh itu hak (dia) bicara, jadi biar saja,” ujar Edhy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (16/12/2019).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu tetap tidak mau memberikan tanggapan soal kritik Susi.

Untuk diketahui, ketika Susi menjabat sebagai Menteri KKP, ia menerbitkan kebijakan larangan ekspor benih lobster melalui Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor 1/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan.

Namun, setelah tampuk kepemimpinan beralih ke Edhy, dia mewacanakan menghapus larangan tersebut.

Susi kemudian membuat protes melalui akun media sosial pribadinya. Mulai dari mengunggah ulang komentar warganet yang sependapat dengannya, hingga menjelaskan jumlah kerugian negara akibat kebijakan ekspor benih lobster.

Ia juga pernah menegur warganet yang menyebut ekspor lobster bakal menguntungkan nelayan Indonesia.

“Belajar baru omong! lobster belum bisa dibreedingkan in house. Semua bibit alam. Vietnam/ budidaya hanya membesarkan. Dan hanya dari Indonesia mereka bisa dapat, lewat singapura atau yg langsung. Negara lain yang punya bibit tidak mau jual bibitnya. Kecuali kita, karena bodoh,” balas Susi kepada warganet. [rif]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *