Menteri Enggar Bukan Contoh Penyelenggara Negara Yang Baik

  • Whatsapp
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

INDOPOLITIKA.COM- Kabiro Humas KPK Febri Diansyah  sindir Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai pejabat yang tidak memberikan telandan bagi rakyat dalam hal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Sebab Menteri Enggar belum satu pun memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi, meski sudah beberapa kali dipanggil secara resmi.

“Kami memandang ketidakhadiran seorang penyelenggara negara, apalagi setingkat menteri, itu bukanlah contoh yang baik. Kalau di Kementerian Perdagangan, peristiwa ini bukan hanya terjadi di unsur menteri saja, tetapi beberapa pejabat di Kementerian Perdagangan kami lihat juga tidak cukup koperatif dalam memenuhi panggilan penyidik,” ujar Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga:

Febri melontarkan pernyataan ini menyikapi keinginan terdakwa kasus suap-gratifikasi, Bowo Sidik Pangarso, yang ngotot meminta jaksa KPK menghadirkan Menteri Enggar di dalam sidang. Terkait permintaan Bowo ini, Febri mengatakan, KPK akan mempertimbangkan secara khusus.

“Khusus terkait proses persidangan tentu perlu kami pertimbangkan lebih lanjut kebutuhan pembuktian di persidangan. jaksa akan mempertimbangkan kebutuhan pembuktian, apakah seorang saksi perlu dihadirkan atau tidak itu perlu dipertimbangkan lebih lanjut,” kata Febri.

Sebelumnya, Bowo Sidik meminta jaksa KPK menghadirkan Menteri Enggar dalam persidangan. Bowo beralasan, kehadiran Menteri Enggar sangat penting untuk membuktikan keterangannya soal penerimaan uang.

“Jadi ada poin (dalam berita acara pemeriksaan/BAP) di mana saya menyampaikan saya menerima dana dan penyidik minta saya sampaikan di forum sidang ini. Maka saya sampaikan bahwa untuk bisa menghadirkan Saudara Enggar (Enggartiasto Lukita) karena di BAP saya, saya sebutkan Enggar,” kata Bowo dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *