Menteri PDTT Klaim 10 Ribu Desa Tertinggal Akan Jadi Desa Mandiri

  • Whatsapp
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.

INDOPOLITIKA.COM- Kementerian PDTT menargetkan sebanyak 10 ribu desa tertinggal keluar dari zona merah dalam kurun waktu lima tahun kedepan. Menteri  PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan target itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Kata dia, setidaknya ada  10 ribu desa tertinggal dan 5000  desa berkembang yang menjadi fokus untuk dijadikan desa mandiri.

“Target sasaran kinerja Kemendes PDTT dalam RPJMN 2020-2024 diyakini dapat terealisasikan,” katanya Selasa sore.

Berita Lainnya

Di depan anggota DPR saat rapat kerja dengan Komite 1 DPD di Gedung DPD, Jakarta, kemarin, Halim akan mendorong perubahan status 10 ribu desa lebih untuk menjadikan desa tersebut mandiri secara ekonomi. Untuk merealisasikannya, pihaknya sudah memiliki program khusus yang menjadi sasaran untuk membawa desa menjadi mandiri. Diantaranya, revitalisasi 60 kawasan pedesaan, revitalisasi 63 kawasan transmigrasi dan tuntaskan daerah tertinggal sebanyak 25 kabupaten.

untuk mendukung rencana itu, sistem pendataan informasi berbasis online dioptimalkan. Kemendes PDTT telah memiliki sistem website indeks desa membangun. Dalam hal ini, indeks desa membangun memiliki 5 status yakni desa sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju dan desa mandiri.

“Melalui website indeks desa membangun, kita bisa mendeteksi desa-desa atau bisa mengetahui permasalahan-permasalahan di desa dan solusi yang direkomendasikan. Setelah itu, kita lakukan upaya langkah-langkah konstruktif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Maka, tidak hanya target sasaran yang kita capai. Tapi, dimungkinkan akan terjadi loncatan. Seperti desa sangat tertinggal menjadi berkembang atau desa tertinggal menjadi maju,” katanya.[pit]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *