Menteri Susi Pudjiastuti Berharap Luwuk Banggai Jadi Monako Indonesia

  • Whatsapp
Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (25/07/2019). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Susi bersilaturahmi dengan lebih dari 500 nelayan setempat yang memadati aula pertemuan Hotel Estrella.

Mengawali sambutannya, Menteri Susi menyampaikan apresiasi atas perairan Luwuk (kecamatan di Kabupaten Banggai) yang bebas dari sampah.

Berita Lainnya

“Saya senang dengan lautnya Luwuk Banggai ini luar biasa. Mudah-mudahan besok saya turun ke laut, nanti sore juga sama bersihnya. Saya percaya dengan filosofi “Pinasa” (Pia Na Sampah, Ala/Lihat Sampah, Ambil), Luwuk ini pasti akan terjaga. Ini filosofi dan semboyan yang luar biasa. Liat sampah, pungut. Biasakan kita hidup peduli dengan lingkungan kita,” tutur Menteri Susi.

Ia mengatakan, meskipun laut Luwuk Banggai sudah sangat bersih dan indah, namun masih banyak nelayan yang melakukan penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing) dengan menggunakan portas atau bom. Hal ini membuat terumbu karang rusak dan mati. Padahal terumbu karang adalah tempat ikan memijah dan berkembang biak.

“Bapak Ibu bisa beralasan, toh plastiknya tidak saya buang ke laut. Tapi dibuang ke hutan. Sama saja. Itu di hutan menumpuk, nanti ketika tanahnya digali isinya plastik semua. Menghambat penyerapan air di tanah. Plastik itu tak akan terurai hingga ratusan tahun,” tuturnya lagi.

Menteri Susi berpendapat, jika dibiarkan terus terjadi, hal ini akan turut mengganggu pasokan air masyarakat Luwuk Banggai.

“Lama-lama pasokan air Bapak Ibu bisa habis. Luwuk ini bukan daratan luas seperti Kalimantan. Jika tanahnya tidak bisa menyerap air, tidak terjadi kondensasi sumber air akan habis.”

Untuk itu, menurut Menteri Susi, laut Luwuk Banggai yang sudah bersih harus dikelola dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan sektor perikanan sekaligus pariwisata dapat dimaksimalkan.

“Saya berharap, Luwuk Banggai yang cantik dan bersih ini, bisa menjadi Monako-nya Indonesia,” imbuhnya lagi.

Ia mengimbau masyarakat untuk dapat memaksimalkan sumber penghasilan tak hanya di sektor perikanan tetapi juga sektor pariwisata.

“Kalau ikannya banyak, pariwisatanya indah, sumber uang Bapak Ibu juga lebih besar.”

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *