Menteri Tjahjo Dukung Pimpinan KPK ‘Cuekin’ Panggilan Komnas HAM Soal TWK

  • Whatsapp
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo

INDOPOLITIKA.COM – Pimpinan KPK tidak menghadiri panggilan Komnas HAM terkait adanya laporan dugaan pelanggaran HAM dalam TWK sebagai bagian dari alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Langkah tersebut rupanya didukung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo.

Menurut Tjahjo, tidak ada kaitan antara penyelenggaraan tes wawasan kebangsaan (TWK) dengan pelanggaran hak asasi manusia. “Kami juga mendukung KPK misalnya yang tidak mau hadir di Komnas HAM. Apa urusan (tes) kewarganegaraan itu (dengan) urusan pelanggaran HAM?” kata Tjahjo dalam rapat dengan Komisi II DPR, Selasa.

Berita Lainnya

Tjahjo menilai, TWK merupakan hal yang biasa. Ia membandingkan dengan pengalamannya mengikuti penelitian khusus (litsus) di era Orde Baru. Hanya saja, menurut Tjahjo, saat ini pertanyaan yang digali dalam TWK lebih luas, tidak hanya soal keterkaitan seseorang dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) seperti dalam litsus.

“Zaman saya litsus tahun 85 mau masuk anggota DPR itu, dulu kan fokus PKI, sekarang kan secara luas secara kompleks,” ujar Tjahjo.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengaku akan melayangkan panggilan kedua untuk pimpinan KPK secepatnya. Dia tidak ingin permasalahan ini cepat terselesaikan.

“Kita berharap secepat (pemanggilan kedua) mungkin supaya nggak berlama-lama, lama-lama isu ini kan menjadi nggak karu-karuan ke mana-mana. Tugas Komnas HAM sebagai lembaga negara meng-clear, bener nggak ada pelanggaran. Kalau nggak ada, Komnas akan umumkan tidak ada pelanggaran. Kalau ada, kami akan umumkan dan pelanggarannya apa kami sebutkan. Solusinya apa, akan kami sampaikan dalam bentuk rekomendasi,” ucapnya.

“Jadi nggak usah dibayangkan yang aneh-aneh, nggak ada. Biasa aja. Masing-masing lembaga negara menjalankan tugasnya sesuai dengan mandat masing-masing,” imbuhnya. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *