Merendahkan Martabat Kepolisian, Adi Baiquni Cs Ditindak Saja

  • Whatsapp
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi

INDOPOLITIKA.com – Konflik ditubuh partai Golkar rupanya tidak hanya terjadi ditingkat elite saja. Buktinya, konflik tersebut ikut menyeret Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Sebelumnya, Ketua Pengurus AMPG Adi Baiquni mengadukan Kapolres Jakarta Barat ke Komisi III DPR.

Tapi menurut Sekretaris Jenderal PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Mustafa M. Radja, yang mengadukan Kapolres Jakarta Barat itu adalah penumpang gelap. Ia menganggap, kehadiran polisi yang menjaga kantor DPP justru positif.

Muat Lebih

“Kehadiran Polisi di DPP Partai Golkar itu berawal dari ada kejadian yaitu bom molotov. Maka demi menjaga situasi dan keamanan masyarakat sekitarnya, maka jumlah Polisi di tambahkan. Jumlah personilnya,” kata Mustafa di Jakarta, Selasa (10/9).

Selain itu, lanjut Mustafa, ada juga keluhan dari masyarakat sekitar, mengenai aksi yang kerap dilakukan sekelompok massa di Kantor DPP Partai Golkar.  “Oleh karena itu masyarakat pernah mendatangi DPP PG untuk meminta agar dapat merapikan para kader yang menggunakan seragam partai GOLKAR (AMPG),” ujar Mustafa.

Mustafa memastikan, Polisi sampai saat ini bersikap netral dan tidak ikut-ikutan dalam persolan internal Partai Golkar. Kehadiran aparat kepolisian itu hanya sebagai penengah jika terjadi perbedaan pendapat yang mengarah pada benturan fisik.

“Polisi juga bertugas sesui wilayah kerjanya karena kantor DPP Golkar ada di daerah Jakarta Barat sehingga Polres Jakarta Barat memiliki kewajiban untuk memberikan kenyamanan Kamtibmas di lingkungan masyarakat anggrek neli,” tutur Mustafa.

Sementara itu, mengenai adanya oknum yang mengaku kader dan pengurus PP AMPG yang datang ke Komisi III melaporkan Kapolres Jakarta Barat, menurut dia adalah pasukan gelap.

“Oknum yang merendahkan martabat kepolisian yang melaksanakan tugas ini perlu ditindak tegas. Alasannya adalah berita atau laporan yang dibuat oleh oknum-oknum tersebut adalah fitnah dan tidak dapat di biarkan,” kata Mustafa.

“Kami harapkan baik kader, pengurus Partai Golkar dan masyarakat sekitar perlu memberikan apresiasi bagi aparat Kepolisian yang siaga menjaga Kamtibmas di kantor PG dan lingkungan sekitarnya,” tutupnya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *