Meski Beragama Islam di Riau, Pengikut Aliran Ini Tak Wajib Shalat  

  • Whatsapp
Ilustrasi/Foto/NET

INDOPOLITIKA.COM- Aliran sesat mulai muncul di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Aliran itu bernama Ilmu Pelindung Kehidupan. Penganutnya mengaku beragama Islam, namun mereka menyatakan diri tidak harus melakukan sholat wajib dan membaca Al Qur’an.

Aliran sesat itu dilaporkan oleh masyarakat ke pemerintah. Saat ini Intelijen Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang tergabung dalam tim pengawasan aliran kepercayaan masyarakat dan aliran kepercayaan (PAKEM) tengah melakukan penyelidikan.

Bacaan Lainnya

“Ada ajaran yang mengajarkan tidak harus sholat dan baca Qur’an,” kata Kepala Sub Seksi A Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Yopentinu Adi Nugraha, melansir riauonline.co.id, Senin, (7/10).

Tim PAKEM sendiri melibatkan Intelijen Kejaksaan, Badan Intelijen Negara (BIN) Kota Pekanbaru, Kodim 0313 Pekanbaru, Forum Umat Kerukunan Beragama (FKUB), Kesbangpol hingga Kementerian Agama Pekanbaru.

Dia mengatakan aliran itu menyimpang jauh dari ajaran agama Islam. Aliran tersebut disebarkan dengan kedok membuka pengobatan alternatif di suatu tempat di Kota Pekanbaru.

Setiap pasien yang datang, maka aliran yang menurut dia berasal dari Provinsi Lampung itu mengajarkan kepada pasien untuk tidak perlu melaksanakan sholat wajib serta membawa Al Qur’an.

Yopen, begitu sapaan akrab pria itu menjelaskan jika aliran tersebut dilaporkan oleh masyarakat baru-baru ini. Dan kini, para intelijen yang tergabung dalam Tim Pakem masih berusaha melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti laporan itu.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *