Miris, Pelajar di Pacitan Tewas Minum Kopi Beracun untuk Orang Tuanya, Pelaku jadi Tersangka 2 Kasus 

Pelajar madrasah berusia 14 tahun di Pacitan tewas usai minum kopi sianida. Foto: Ahmad Subekhi/iNews

INDOPOLITIKA.COM – Target kopi sianida yang disediakan Ayuk Findi Antika adalah Tuari dan Sukatmini. Namun nahasnya, kopi yang dibuat Tuari dan dituangkan Ayuk malah diminum Muhammad Rizki Saputra. 

Tuari dan Sukatmini adalah orang tua dari Muhammad Rizki Saputra. Pelajar madrasah berusia 14 tahun tewas setelah meminum kopi yang sudah dicampur sianida oleh terduga pelaku Ayuk Findi yang tak lain adalah tetangga korban.  

“Pemeriksaan dari sisa kopi yang diminum oleh korban dengan hasil dari pemeriksaan ekshumasi sampel dari bagian tubuh itu adalah identik, yaitu mengandung sianida,” ujar Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho di Mapolres Pacitan, seperti dikutip dari iNews, Jumat  (2/2/2024). 

AKBP Agung Nugroho menjelaskan, kasus tersebut berawal saat Sukatmini, ibu korban kehilangan uang berjumlah Rp 32 juta rupiah kemudian melaporkan ke polisi.  

Dugaan awal, pelaku pencurian merupakan Ayuk Findi yang merupakan tetangganya. 

Sadar ulahnya bakal terungkap, kata dia, pelaku mencoba menghilangkan jejak dengan cara meracuni Tuari. Motifnya agar seolah-olah Tuari pelaku pencurian yang ketakutan hingga bunuh diri. 

Menurutnya, racun berupa sianida dibeli pelaku melalui online kemudian dimasukkan ke dalam kopi Tuari. Nahasnya, kopi yang sudah diberi racun itu malah diminum oleh anak Tuari, yaitu Rizki Saputra hingga tewas. 

Dia mengungkapkan, setelah kematian Rizki Saputra, polisi tengah mengusut kasus pencurian dan menetapkan Ayuk Findi sebagai pelaku lalu ditahan.  

Sepekan setelah kematian korban, keluarga meminta bongkar makam dan autopsi jenazah. Terungkap, korban tewas karena diracun.  Polisi kemudian kembali menetapkan Ayuk Finda sebagai pelaku pembunuhan tersebut. 

“Berdasarkan pemeriksaan dan penyitaan HP pelaku dan kita lakukan cek digital forensik history dari HP tersebut menemukan fakta bahwa tersangka ini pernah membeli racun sianida,” tandasnya. [Red] 

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *