Internasional

Mnangagwa kembali Dilantik sebagai Presiden Zimbabwe

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa. (Foto: AFP)

Harare: Emmerson Mnangagwa secara resmi dilantik sebagai Presiden Zimbabwe, Minggu 26 Agustus 2018, setelah memenangkan pemilihan umum yang digelar untuk kali pertama tanpa Robert Mugabe.

Mnangagwa, petahana yang kemenangannya dalam pemilu 30 Juli ditentang kubu oposisi, bertekad "melindungi dan menjunjung tinggi hak-hak warga Zimbabwe" dalam sebuah upacara pelantikan yang dihadiri ribuan orang di Harare.

Dalam periode kepemimpinan pertama, Mnangagwa dilantik pada 24 November 2017.

"Saya, Emmerson Mnangagwa, bersumpah sebagai Presiden Republik Zimbabwe, akan setia kepada negara dan mematuhi serta membela konstitusinya," ujar Mnangagwa, seperti dikutip dari AFP.

Pernah menjadi tangan kanan Mugabe, Mnangagwa dari Partai ZANU-PF memenangkan pemilu dengan 50,8 persen suara — melebihi ambang batas 50 persen yang diperlukan untuk menghindari pemilu putaran kedua menghadapi capres oposisi, Nelson Chamisa, yang meraih 44,3 persen.

Sejumlah pengawas internasional menyebut sebagian besar tempat pemungutan suara di Zimbabwe bebas dari aksi kekerasan.

Mahkamah Konstitusi Zimbabwe pada Jumat kemarin mengukuhkan kemenangan Mnangagwa. MK menyebut gugatan dari Chamisa yang menuduh adanya kecurangan dalam pemilu "tidak berdasar."

Usai dinyatakan menang, Mnangagwa mengajak Chamisa untuk bersama-sama membangun Zimbabwe.

"Saya sekali lagi mengulangi seruan untuk perdamaian dan persatuan di atas segalanya. Nelson Chamisa, pintu saya terbuka dan tangan saya terulur, kita adalah satu bangsa, dan kita harus menempatkan bangsa kita di atas semuanya. Mari kita semua sekarang menyisihkan perbedaan di belakang kita. Ini saatnya untuk bergerak maju bersama," ungkap Mnangagwa.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close