Pemerintahan

Moeldoko Berharap KNPI Cari Titik Temu dan Bersatu

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berharap agar KNPI yang selama ini menjadi laboratorium kepemimpinan jangan sampai jadi laboratorium konflik.

Pernyataan itu muncul dalam pertemuan dengan KNPI di Bina Graha, Kamis , 4 Oktober 2018. Seperti diketahui kepengurusan KNPI pecah lantaran konflik internal di dalam tubuh KNPI.

“Saya sangat sedih kalau pemimpin masa depan egonya tinggi. Padahal revolusi industri gelombang ke-4 sudah menunggu dan tak bisa dielakkan. Yang menuntut banyak pihak untuk berkolaborasi. Kita harus menyatukan potensi agar menjadi kekuatan,” tandasnya.

Moeldoko mengaku, kini yang ada dalam pikirannya adalah menyatukan KNPI. Untuk itu Kepala Staf mengajak setiap insan KNPI duduk bersama dan menyelesaikan persoalan dalam koridor demokrasi. Dan tidak terjebak saling klaim yang menjadikan situasi makin jauh dari penyelesaian.

“Kalau selama ini merasa paling benar, nggak akan ada ujung. Ya sudah begini saja. Pemerintah dalam hal ini tidak berpihak ke mana-mana. Kalian mau ketemu saya ayo. Semua anak-anak kita,” ungkapnya.

Untuk itu, Moeldoko menyarankan agar semua pihak menurunkan ego, mencari formula yang tepat, mencari fasilitator dan mediator untuk menjembatani persoalan.

“Saya siap membantu. Tolong berikan saran ke saya, apa yang bisa saya lakukan untuk mencari titik temu. Jauh lebih penting kita punya niat untuk bersatu. Saya siapkan diri saya untuk membantu kalian semua,” paparnya.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close