Moeldoko: Tak Perlu Referendum Untuk Pindahkan Ibukota

  • Whatsapp
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

INDOPOLITIKA- Menjawab saran mantan cawapres, Sandiaga Uno, yang menginginkan agar pemerintah menggelar jajak pendapat telebih dulu sebelum memutuskan memindahkan ibukota negara, Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan pemerintah tidak perlu melakukan referendum. Sebab presiden secara langsung telah meminta izin kepada anggota DPR saat pidato memperingati HUT RI ke-74 di Kompleks Parlemen, Senayan, 16 Agustus 2019.

“Kemarin Presiden minta izin kepada anggota dewan untuk nantinya bisa merestui karena nanti akan dilarikan ke undang-undang. Jadi tidak sejauh itulah (melakukan referendum),” katanya di gedung Krida Bhakti, Jalan Veteran III, Jakarta, Jumat, (23/8/2019).

Baca Juga:

Menurut Moeldoko, pemindahan ibukota harus terealisasi. Alasannya sejak era Soekarno isu ini terus, muncul namun tak kunjung terwujud. Rencana pemindahan ibu kota, kata dia, harus berpandangan jauh ke depan.

“Kita melihat memikirkan Indonesia yang memikirkan 100 tahun ke depan, bukan memikirkan 5 tahun, 10 tahun ke depan. Kalau tidak dimulai, kapan lagi?” ujarnya.

Jika pemindahan ibu kota tak juga dilakukan, kata Moeldoko, bangsa Indonesia tidak akan bisa lepas dari wacana-wacana ini. “Karena inisiasi mengembangkan ibukota kan sudah lama. Kalau dipikirkan terus kan tidak terealisasi. Terus kapan mau move on-nya,” tuturnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *