Motif Anak Durhaka Racuni Orang Tua-Kakak di Magelang Terungkap, Barbuk Ini Ikut Diamankan

Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun/net

INDOPOLITIKA.COM – Usai menetapkan tersangka dan mengidentifikasi jenis racun yang digunakan oleh tersangka DDS untuk meracuni orangtua dan kakak kandungnya, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi.

Pelaku diduga menaruh racun di dalam minuman teh yang diminum oleh para korban. Polisi menyebut ketiga korban itu meninggal seketika setelah meminum teh yang diduga sudah dicampur racun.

Mayat sekeluarga itu pun ditemukan terpisah di dalam kamar mandi. Polisi menyebutkan bahwa DDS sebelumnya sudah mengakui telah mencampur racun di minuman yang diminum para korban.

Diketahui, DDS membeli racun untuk menghabisi anggota keluarganya dari online. DDS kemudian mencampuri racun tersebut dalam minuman teh hangat dan es kopi untuk ayah, ibu dan kakaknya.

Usai kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah alat bukti dari rumah keluarga yang tinggal di Gang Durian Nomor 2, Prajenan, Mertoyudan, Magelang.

Barang bukti yang diamankan meliputi gelas dan sendok yang diduga digunakan untuk mengaduk minuman teh dan es kopi yang diduga dicampur racun.

Motif Pelaku

Sementara itu, Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, sejauh ini pihaknya juga sudah mengetahui motif dari tersangka menghabisi nyawa keluarganya.

Menurut AKBP Mochammad Sajarod, pelaku sakit hati terhadap orangtuanya sendiri.

“Motif sementara yang kami dapatkan baik dari yang bersangkutan (pelaku pembunuhan) maupun dari lingkungan sekitar, motifnya adalah sakit hati,” tegasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pelaku sakit hati karena orang tua pelaku atau korban seperti memberikan dia beban untuk menanggung kebutuhan rumah.

Sementara kakak korban sama sekali tidak dibebani apa-apa sejak dia tidak bekerja lagi. Sementara orang tua ayah dari pelaku sendiri, sudah dua bulan terakhir ini pensiun dan menderita suatu penyakit.

“Sehingga disitulah muncul niat, karena sakit hati, ide untuk menghabisi orangtua maupun kakak kandungnya,” tegasnya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *