Muannas Alaidid ‘Tampar’ Fadli Zon Soal Munarman: Sebagai Anggota Dewan, Anda Harusnya Hormati Hukum

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Reaksi anggota DPRD Fadli Zon terkait penangkapan eks pentolan FPI, Munarman oleh Densus 88 sebelumnya ramai diperbincangkan. Tak sedikit yang menyayangkan sikap reaktif Fadli Zon yang menilai penangkapan Munarman itu kurang kerjaan dan mengada-ada.

Seakan “menampar” balik Fadli Zon, pengacara Muannas meminta Fadli Zon agar menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, kejahatan yang diduga dilakukan oleh Munarman merupakan kejahatan luar biasa yang berkaitan dengan teror bom di Gereja Katedral Makassar dan teror Mabes Polri.

Berita Lainnya

Muannas menilai, hal tersebut mempertaruhkan nyawa dan keberagaman bangsa Indonesia. “Soal hukum jangan tanya @fadlizon,” cuitnya, kemarin.

“Sebagai anggota dewan mestinya anda hormati proses hukum yg sdg berjalan, apalagi ini menyangkut kejahatan luar biasa (extra ordinary) berkaitan dg Teror Bom Katedral & Teror Mabes Polri,” sebutnya.

Persoalan terorisme menurut Muannas adalah perkara serius. Apalagi ini menyangkut nyawa orang banyak yang cenderung diabaikan oleh para pelaku kejahatan terorisme itu. “Bukan hanya nyawa pertaruhannya, tapi keberagaman kita sebagai bangsa,” tuturnya Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) itu.

Sebelumnya, politisi Partai Gerindra Fadli Zon berseloroh di akun media sosialnya, bahwa ia tak yakin jika Munarman terlibat dalam kejahatan terorisme.

“Saya mengenal baik Munarman dan saya tidak percaya dengan tuduhan teroris ini,” kata Fadli Zon di akun Twitternya @fadlizon hari ini.

Baginya, tuduhan terhadap Munarman cenderung terlalu berlebihan. “Sungguh mengada-ada dan kurang kerjaan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Munarman ditangkap dan digelandang paksa oleh tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Modern Hill, Pamulang, Tangerang Selatan pada hari Selasa 27 April 2021 pukul 15.00 WIB.

Munarman yang masih memakai baju koko warna putih dan sarung dibawa oleh Polri untuk dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Munarman dikabarkan ditangkap karena keterlibatan di dalam proses baiat kelompok teroris di tiga tempat. Antara lain di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta), di Makassar dan di Medan. [ind]

 

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *