MUI Minta Hasil Amandemen UUD 1945 yang Terakhir untuk Dipertahankan

  • Whatsapp
Konferensi Pers Usai Pertemuan Pimpinan MPR dengan Pengurus MUI

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Umum MUI Bidang Hukum dan Perundang-undangan Basri Bermanda meminta agar amendemen UUD 1945 yang terakhir dilakukan tetap dipertahankan.

Lantaran menurut Basri, amendemen UUD 1945 yang terakhir dilakukan tahun 2002 telah menghasilkan berbagai kebijakan dan sesuai dengan semangat reformasi.

Muat Lebih

“Perubahan konstitusi tersebut telah memberikan dasar hukum yang sangat kuat, bagi terwujudnya penyelenggaraan negara yang demorkatik, dan modern,” ujar Basri saat menyambut sejumlah Pimpinan MPR, di Aula Gedung MUI, Jakarta Pusat, Selasa (03/12/2019).

Dikatakan Basri, hasil amendemen UUD 1945 yang harus dipertahankan salah satunya adalah masa jabatan presiden tetap dua periode.

Tak hanya itu, Basri juga meminta, agar mekanisme pemilihan presiden tetap dipilih langsung oleh rakyat, kemudian kedudukan lembaga negara yang sejajar dan setara.

“Menjadi tugas dan tanggung jawab semua lembaga negara dan penyelenggaraa negara serta semua komponen bangsa untuk melaksanakan UUD 1945 secara dan optimal agar terwujud nya kehidupan kebangsaan dan kenegaraan sesuai cita-cita konstitusi,” paparnya.

Basri menegaskan, apabila MPR tetap melakukan amandemen, maka MUI menyarankan dilakukan pengkajian mendalam dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan partai politik.

“Hendaknya oleh MPR dipertimbangkan terlebih dahulu dengan lebih matang, mendalam, penuh kehati-hatian, dan memperhatikan berbagai aspirasi kelompok masyarakat dan parpol,” tegasnya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *