MUI Tangsel: Tutup Semua Tempat Hiburan Malam yang Diduga “Esek-esek”

  • Whatsapp
Razia cafe malam, di sejumlah lokasi di Kota Tangsel, Sabtu (21/9).

INDOPOLITIKA.COM- Sekretaris MUI Kota Tangsel, Ustad Abdul Rojak turut memberikan respon terkait maraknya keberadaan tempat hiburan malam di kota tersebut. Ia mengatakan, sangat mendukung langkah penertiban tempat hiburan malam berupa cafe maupun lokasi lain yang dianggap menyimpang yang dilakukan Satpol PP setempat.

“Kami dari MUI Tangsel mendukung Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap warung remang-remang atau tempat-tempat yang disinyalir sebagai tempat kemaksiatan. Karena hal itu menciderai moto Tangeran Selatan yang religius,” jelas Rojak, kepada indopolitika.com, Senin (23/9).

Baca Juga:

Menurut pria yang juga menjabat Kepala Kemenag itu, selama ini yang beredar di masyarakat banyak tempat refleksi keluarga tapi didalamnya, prakteknya berbeda. “Salon kecantikan misalkan, ternyata dalamnya diduga ada praktek tidak benar juga. Ya kalau betul-betul itu untuk pijat kesehatan kan gak dilarang asalkan dia bersertifikat,” tandasnya.

Dia mengingatkan Satpol PP dalam melaksanakan giat penertiban, harus bisa mengendus tempat yang benar-benar ada praktek maksiatnya, sehingga dilanjutkan dengan langkah penindakan tegas. “Langkah Satpo PP sudah bagus, tapi sifatnya harus continue. Tentang ijinnya dicek juga. Jadi didata dulu mana yang sudah berijiin mana yang belum,” jelasnya.

“Perlu ada pengawasan juga. Setiap 3 bulan atau 5 bulan sekali ada atau tidak aduan masyarakat, harus dicek ke lokasinya. Terus yang ketiga yang paling penting harus ada penindakan yang tegas. Jadi kalo memang sudah menyalahi ya jangan ada kompromi, tutup total gitu supaya ada efek jera,” tutupnya.[asa]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *